Mahasiswa Unmuh Babel Soroti Kebijakan Pemerintah, Ajukan 7 Tuntutan

Irwan Setiawan
Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang dinilai semakin menjauh dari kebutuhan masyarakat. (Foto : Istimewa).

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang dinilai semakin menjauh dari kebutuhan masyarakat.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan di Pangkalanbaru, Senin (15/6/2026), mahasiswa menilai berbagai kebijakan nasional saat ini justru berpotensi memperlebar ketimpangan sosial, menggerus ruang demokrasi, hingga mengabaikan sektor pendidikan dan kesehatan.

Mahasiswa menyoroti penggunaan anggaran negara yang dinilai tidak tepat sasaran. Mereka menilai sejumlah program bernilai besar lebih mengutamakan proyek populis dibandingkan kebutuhan dasar masyarakat.

"Kondisi hari ini menunjukkan adanya kebijakan yang semakin jauh dari realitas masyarakat akar rumput. Sektor kesehatan dan pendidikan justru terancam kehilangan prioritas anggaran," tulis mahasiswa dalam pernyataannya.

Selain itu, mereka juga mengkritik kebijakan energi yang dinilai membebani masyarakat melalui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Di sisi lain, mahasiswa menyoroti kecenderungan sentralisasi pembangunan yang dianggap mengurangi ruang otonomi daerah dan partisipasi publik.

Khusus di Bangka Belitung, mahasiswa menilai persoalan eksploitasi sumber daya alam masih menjadi ancaman serius. Mereka menyoroti keberadaan sejumlah proyek yang dianggap berdampak terhadap ruang hidup masyarakat pesisir, nelayan tradisional, hingga masyarakat adat.

Menurut mereka, ketergantungan ekonomi terhadap sektor pertambangan timah juga berpotensi memicu fenomena resource curse atau kutukan sumber daya alam. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu keberlangsungan pendidikan karena semakin banyak generasi muda yang tergoda meninggalkan bangku sekolah demi memperoleh penghasilan instan dari sektor tambang.

Editor : Haryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network