BANGKA, Lintasbabel.iNews.id – Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa melalui Forum Konsultasi Publik (FKP), Kamis (30/7/2026).
Forum yang digelar di Ruang Merpati RSJD dr. Samsi Jacobalis itu mengusung tema "Sinergi Bersama Masyarakat Wujudkan Pelayanan Kesehatan Jiwa yang Prima, Transparan, dan Akuntabel". Sebanyak 50 peserta hadir, mulai dari perwakilan Biro Organisasi, Camat Sungailiat, Universitas Bangka Belitung (UBB), RSUD Depati Bahrin, tokoh masyarakat, media massa, PPA Bangka, pejabat struktural, hingga kepala ruangan di lingkungan RSJD dr. Samsi Jacobalis.
Direktur RSJD dr. Samsi Jacobalis, dr. Irma Wirdhani, mengatakan forum tersebut menjadi ruang dialog antara rumah sakit dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, kritik, serta masukan dalam meningkatkan mutu pelayanan.
"Forum ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi dua arah, menyerap aspirasi, menerima masukan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan jiwa," ujarnya.
Menurut Irma, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak dapat dibangun hanya oleh rumah sakit, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
"Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Masukan, kritik, dan saran yang disampaikan menjadi modal penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa yang profesional, prima, transparan, dan akuntabel. Kami percaya pelayanan yang baik lahir dari kolaborasi dan keterbukaan dengan masyarakat," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan paparan mengenai standar pelayanan, inovasi layanan, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), mekanisme pengelolaan pengaduan, hingga rencana pengembangan layanan di RSJD dr. Samsi Jacobalis.
Forum kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang menghasilkan sejumlah masukan dan rekomendasi. Seluruh hasil pembahasan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan kebijakan dan standar pelayanan agar layanan kesehatan jiwa semakin berkualitas, mudah diakses, responsif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui forum ini, RSJD dr. Samsi Jacobalis menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pelayanan publik yang partisipatif, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan jiwa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
