BANGKA, Lintasbabel.iNews.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, selama lebih dari empat jam, menyebabkan banjir di sejumlah titik permukiman warga dan ruas jalan raya, Jumat (9/1/2026). Sedikitnya 80 rumah warga dilaporkan terendam akibat tingginya intensitas curah hujan.
Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai sekitar satu meter. Sejumlah kawasan permukiman yang terdampak banjir di antaranya Lingkungan Sudi Mampir, Kelurahan Parit Padang, Lingkungan Sidodadi Pasar Impres, Kelurahan Srimenanti, Lingkungan Nelayan, Kelurahan Sungailiat, serta Kelurahan Bukit Betung dan Kenanga.
Akibat banjir tersebut, dua orang warga sempat dievakuasi petugas sebagai langkah antisipasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Evakuasi dilakukan karena debit air terus meningkat saat hujan masih berlangsung.
Pihak Kecamatan Sungailiat bersama unsur terkait hingga kini terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan keselamatan warga terdampak, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan apabila hujan kembali turun.
Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan raya, di antaranya jalan di Kelurahan Kenanga, Jalan Raya Deniang, serta Jalan Desa Cit di Kecamatan Riau Silip. Genangan air tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas.
Tak hanya itu, sejumlah rumah warga di Desa Cit dan Desa Lumut juga dilaporkan ikut terendam banjir akibat luapan air yang belum sepenuhnya surut.
Pelaksana Tugas Camat Sungailiat, Leonardo Abdi Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi warga tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sekitar pukul 16.00 WIB air laut diperkirakan mulai surut.
Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi volume genangan air di sejumlah wilayah permukiman yang terdampak banjir.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
