Pansus DPRD Babel Gali Data Bangunan Arsitektur Khas Serumpun Sebalai

Muri Setiawan
Tim Pansus Raperda Bangunan Arsitektur Ciri Khas Negeri Serumpun Sebalai bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka dan tokoh budaya. Foto : setwan.

BANGKA, lintasbabel.id - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Arsitektur Bangunan Berciri Khas Serumpun Sebalai, melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka. Melalui Hak Inisiatif Legislatif, diharapkan Raperda ini dapat menjadi Peraturan Daerah yang dapat menetapkan setiap bangunan gedung pemerintahan dan publik dengan ciri khas Serumpun Sebalai.

"Kami ingin menggali informasi terkait dengan menetapkan Perda Arsitektur Bangunan Berciri Khas Serumpun Sebalai. Jadi ini penting bagi kami untuk datang ke daerah kabupaten kota ini, karena yang kami pahami dari naskah akademik yang sudah dibuat bahwa setiap daerah di kota dan kabupaten memiliki ciri khas masing - masing punya perbedaan," kata Ketua Pansus Raperda Arsitektur Bangunan Berciri Khas Serumpun Sebalai, Mansah di Ruang Rapat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka. Selasa (27/72021). 

Dikatakan Mansah, DPRD Babel ingin menetapkan sebuah ikon yang permanen untuk Bangka Belitung yang dapat diwarisi ke generasi mendatang.

"Kami bukan mencari perbedaan ciri khas di daerah itu, tapi kami ingin menetapkan menjadi sebuah ikon Bangka Belitung, dimana ciri khasnya memang ketika orang datang ke Bangka Belitung tau, bahwa ini ciri khas Bangka Belitung Negeri Serumpun Sebalai, ini yang nantinya ingin kita muat dalam perda," ujarnya. 

Lebih lanjut, dia juga mengutarakan alasan mengapa pihaknya berkoordinasi dengan Disparbud Kabupaten Bangka bahwa selaku kabupaten tertua di Bangka Belitung yang saat ini telah memiliki ikon tersendiri yakni Sepintu Sedulang yang dicirikan dengan tudung saji sepanjang lingkungan pemerintahan begitupun di bangunan pemerintahan. Untuk itu, DPRD Babel berinisiasi menggali data sekonkret mungkin terkait hal ini.

"Kabupaten Bangka ini dikunjungi karena sebagai kabupaten tertua. Yang paling menonjol adalah Sepintu Sedulang. Memang Sepintu Sedulang itu telah ditetapkan melalui peraturan bupatinya. Tapi belum ada perda yang menetapkan. Dengan ini kami melalui DPRD Babel menginisiasi sebuah perda yang intinya nanti di dalamnya ada sebuah kesepakatan bersama di provinsi ini, bahwa kita punya ciri khas sedulang dan tudung sajinya di bangunan arsiteknya," katanya. 

Rapat koordinasi ini dihadiri 7 anggota dari 15 anggota pansus, terdiri dari, Mansah, S.Th.I, Taufik Mardin,S. Sos, Ferdiyansyah A.Md, Ir Agung Setiawan MM, Ir Hendriyansen, Aksan VisyawanST MH, Marsidi H Satar S.H, dan Nico Plamonia Utama ST MM. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Drs Arman Agus dan Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Bangka, Wahar.

 

Editor : Muri Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network