Baca Juga:
Seorang warga Uzbekistan yang berada dilingkungan bandara nyaris menjadi korban sweeping tersebut karena salah sasaran dan dituduh sebagai warga Israel. Beruntung petugas bandara cukup sigap sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tak lama berselang aparat keamanan tiba dibandara dan berhasil mengendalikan situasi. Otoritas penerbangan Rusia mengumumkan situasi sudah dapat dikendalikan namun untuk sementara bandara ditutup hingga 6 November menyusul adanya kerusakan beberapa vasilitas bandara.
Sementara, kantor berita Rusia, TASS melaporkan sedikitnya ada 10 orang terluka akibat aksi sweeping ini.
Editor : Muri Setiawan
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
