RDP Membahas Perusahaan Sawit Memanas, DPRD Bangka Dituding tidak Objektif Melihat Persoalan

Muri Setiawan/ Jurnalis Warga
Suasana Rapat Dengar pendapat (RDP) tentang laporan 2 perusahaan sawit yang tidak memiliki izin, di ruang paripurna DPRD Bangka memanas. Bahkan salah satu peserta rapat diusir pimpinan rapat keluar ruangan. Foto: Istimewa.

Ketika beberapa Anggota DPRD menanyakan terkait legalitas dari pihak perusahaan ke Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka serta ke pihak perusahaan, suasana di ruangan paripurna sedikit memanas dan diwarna protes dari salah satu perwakilan masyarakat Desa Mapur, yakni Gilang yang juga adalah Ketua HMI-MPO Cabang BABEL Raya.

Gilang protes karena melihat pihak Pemkab Bangka dalam hal ini Dinas Pangan dan Pertanian serta Pimpinan RDP tidak objektif melihat permasalahan ini, dan cenderung melakukan penggiringan opini kepada peserta RDP. Selain itu, masyarakat juga tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. 

"Saya beberapa kali melakukan interupsi untuk dapat menyampaikan informasi dan pendapat, berkaitan dengan fakta di lapangan serta regulasi. Tetapi Mendra sebagai pimpinan RDP tidak memberikan kesempatan itu, justru meminta pihak keamanan untuk menarik saya keluar," kata Gilang.

"Kami melihat DPRD dan Pemkab Bangka tidak objektif melihat persoalan ini, bahkan tidak memahami duduk persoalan serta regulasi yang berlaku. Sehingga cenderung menggiring opini dan dan bersifat spekulatif," ujarnya lagi.

Editor : Muri Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network