Kepala Rutan Mentok Bantah Isu Negatif dan Tegaskan Komitmen Pembinaan WBP dan Keamanan
BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id -- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mentok, Adri Ferly, menegaskan komitmen pihaknya dalam meningkatkan pelayanan, pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Mentok.
Ferly menjelaskan, selama satu tahun terakhir Rutan Mentok fokus meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar WBP, terutama di bidang kesehatan. Salah satunya melalui pengembangan klinik yang telah terakreditasi Kementerian Kesehatan dan terkapitasi BPJS.
"Layanan kesehatan ini tidak hanya untuk WBP, tetapi juga dapat melayani keluarga WBP dan masyarakat. Ini merupakan hasil sinergi dengan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat," ujarnya, Rabu (7/10/2026).
Selain pelayanan kesehatan, Rutan Mentok terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan kerja sosial, ketahanan pangan, perkebunan dan peternakan. Program tersebut diarahkan untuk memperbaiki perilaku WBP sekaligus menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Pembinaan kepribadian dan keagamaan juga diperkuat. Salah satunya melalui pelatihan pemulasaran jenazah bersertifikat yang dilaksanakan bersama Kantor Kementerian Agama Bangka Barat.
Menurut Ferly, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP setelah bebas sehingga mereka memiliki kemampuan yang dapat digunakan untuk bekerja sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan tempat tinggalnya.
"Harapannya setelah bebas, mereka tidak hanya berubah secara perilaku, tetapi juga memiliki keterampilan dan dapat kembali diterima serta bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Rutan Mentok juga meningkatkan pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, termasuk bantuan sumur bor.
Perbaikan blok hunian turut dilakukan dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, nyaman dan humanis. Penggunaan shower di kamar mandi juga diterapkan untuk menghemat penggunaan air sekaligus meminimalisasi potensi penyalahgunaan bak air sebagai tempat menyimpan barang terlarang.
Dari sisi keamanan, Ferly menegaskan pengawasan terhadap narkoba, telepon seluler, pungutan liar hingga peredaran uang tunai terus diperketat. Pemeriksaan kamar hunian dan lingkungan Rutan Mentok dilakukan secara berkala.
Editor: Haryanto