Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Explore Babel 2026 Jadi Momentum Dorong Ekonomi Babel, UMKM hingga Ekspor Jadi Fokus
Advertisement . Scroll to see content

Maret 2022 Babel Inflasi 1,17%, Rokok Kretek Filter Sumbang Inflasi di Pangkalpinang

Minggu, 03 April 2022 | 18:51 WIB
  • author Joko Setyawanto/ Rilis
Maret 2022 Babel Inflasi 1,17%, Rokok Kretek Filter Sumbang Inflasi di Pangkalpinang
Rokok kretek filter ikut menyumbangkan angka inflasi di Kota Pangkalpinang. (Foto: Okezone.com)

Kata Budi, untuk Kota Pangkalpinang besaran inflasi mencapai 1,10%, dimana pada bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,53%. Inflasi di Kota Pangkalpinang terdampak pada peningkatan indeks harga komoditas kontrak rumah, ikan selar, bahan bakar rumah tangga, dan rokok kretek filter.

Sementara, untuk Tanjungpandan Belitung inflasi mencapai 1,29% setelah sebelumnya tercatat deflasi 2,08%. Inflasi kota Tanjungpandan didorong oleh peningkatan indeks harga komoditas nasi dengan lauk, minyak goreng dan okan.

"Secara tahunan Pangkalpinang mengalami inflasi 4,70% lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 3,44%, sementara Tanjungpandan inflasi 2,56% lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang tercatat 1,07%.

Bank Indonesia memperkirakan Kepulauan Babel masih berpotensi mengalami inflasi pada bulan April 2022. Hal ini lantaran sudah memasuki bulan Puasa Ramadan dan menjelang Idul Fitri, dimana konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

"Untuk itu, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait perlu melakukan langkah-langkah pegendalian stabilitas harga. Kecukupan ketersediaan pasokan komoditas terutama volatile food di sentra-sentra produksi dalam dan luar Babel, serta kelancaran distribusi komoditas tersebut, harus diupayakan guna menjaga pengendalian stabilitas harga," kata Budi.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut