Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seruni Art Festival III Meriahkan Museum Timah Indonesia Mentok, Jadi Ruang Kreativitas dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Putus Kabel Sling Tuas Mesin, Penyebab Kecelakaan Express Bahari di Bangka Barat

Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:08 WIB
  • author Oma Kisma
Putus Kabel Sling Tuas Mesin, Penyebab Kecelakaan Express Bahari di Bangka Barat
Kepala KSOP Kelas IV Mentok, I Made Suartama, saat ditemui di kantornya, Jumat (21/2/2025) petang. Foto : Lintasbabel.iNews.id/ Oma Kisma.

BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id -- Putus kabel sling tuas mesin diduga menjadi penyebab kecelakaan Express Bahari di Bangka Barat, Jumat (21/2/2025). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Pasca kejadian, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Mentok telah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan kapal cepat express bahari yang menabrak dermaga sandar Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Kepala KSOP Kelas IV Mentok, I Made Suartama mengatakan, dugaan sementara penyebab kapal menabrak dermaga disebabkan Kabel sling penghubung tuas ke mesin putus, sehingga tidak bisa dikendalikan.

"Saat mau sandar kapal mengalami masalah di handle engine. Sehingga kapal tidak bisa dikendalikan, tidak bisa stop dan menabrak dermaga," ujarnya. 

Akibat insiden tersebut, kapal yang mengangkut 75 penumpang dari Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan ini mengalami kerusakan di bagian haluan sebelah kiri. "Tidak ada korban jiwa, cuma kerusakan pada kapal. Untuk saat ini kondisi kapal tidak bisa beroperasi dan sudah kita evakuasi ke tempat yang aman," ucapnya. 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut