BKKBN Akan Memulai Peningkatan Keluarga Berkualitas, 2 Anak Lebih Sehat

BELITUNG TIMUR, lintasbabel.id - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat berencana akan memulai peningkatan keluarga Berkualitas. Terkait penekanan jumlah angka penduduk di Indonesia, saat ini sudah relatif berhasil.
Hal tersebut disampaikan oleh Inspektur utama BKKBN Pusat, Ari Dwikora Tono, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Program Pencanangan Bhakti Sosial IBI KB Kesehatan Tingkat Provinsi Babel Tahun 2022.
Menurut Ari, BKKBN akan mulai melakukan peningkatan dalam menciptakan keluarga berkualitas, yang mana hal itu sudah tersedia melalui Program Keluarga Berencana (KB).
“Lebih pada kualitas keluarga, makanya sekarang bukan dua anak cukup, tapi dua anak lebih sehat. Kegiatan seperti ini juga dalam rangka itu,” ujarnya, Rabu (16/3/2022).
Dia menjelaskan, BKKBN memiliki berbagai program seperti Bangga Kencana, Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan KB, yang secara keseluruhan atau holistik ketika itu tercapai, sekaligus juga bisa mencapai penurunan stunting.
“Stunting ini kan dijaga jangan sampai tinggi, pak presiden sudah menetapkan di tahun 2024 itu hanya boleh 14 persen. Karena itu, kalau anak kita stunting, balita kita stunting, akan mempengarui kualias SDM kita,” ujarnya.
Ia berharap, Babel bisa mencapai Bonus Demografi atau keadaan dimana penduduk usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak produktif.
Sehingga windows of opportunity atau jendela kesempatan dimana jumlah penduduk berusia produktif meningkat bisa tercapai.
“Bahkan secara buruk bisa windows of disaster, karena generasi muda yang stunting tidak berkualitas, tidak sehat, tidak cerdas, tidak tinggi, itu yang kita cegah. Makanya kedepan, kita dua anak lebih berkualitas dan keluarga sehat,” ucapnya.
Editor : Muri Setiawan