Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Di Balik Kilau Tambang: Antara Janji Kesejahteraan dan Ketimpangan
Advertisement . Scroll to see content

Gegara Kompensasi Tambang Timah, 2 Kubu Panitia Bersitegang

Minggu, 25 Agustus 2024 | 19:08 WIB
  • author Muri Setiawan
Gegara Kompensasi Tambang Timah, 2 Kubu Panitia Bersitegang
Tambang timah di perairan Bangka Barat. Foto: Istimewa.

Menurutnya, masalah ini bermula dari aktivitas tambang yang awalnya direkomendasikan di wilayah Desa Air Belo. Namun, dalam perkembangannya, ponton tambang semakin bergeser ke wilayah Selindung, yang berada di luar wilayah Air Belo.

Ketidaksenangan muncul ketika kelompok tertentu dari Air Belo tetap menuntut kompensasi dari aktivitas tambang di wilayah Selindung. 

"Mereka ini inginnya kompensasi ke Air Belo, padahal aktivitas tambang ini sudah masuk wilayah Selindung," ujarnya. 

"Rombongan Taufan dari Air Belo tidak terima karena kami warga Selindung menuntut hak kami setelah satu minggu terakhir bekerja, namun mereka merasa lebih berhak karena ponton itu mereka yang bawa,” katanya. 

Pihak Robi menduga bahwa kelompok dari Air Belo yang tidak puas dengan kondisi tersebut akhirnya memilih jalur media untuk menyebarkan informasi yang mereka anggap fitnah. 

"Rombongan Taufan sengaja mengambil jalur ke media dengan memfitnah kami,” kata Robi.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut