Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gemawira Beltim Gelar Pertemuan Rutin Bulanan, Bahas Program GEMPAR
Advertisement . Scroll to see content

Perceraian Mati, Adat Belitung Timur yang Masih Dipertahankan Masyarakat

Sabtu, 29 Juni 2024 | 19:41 WIB
  • author Jurnalis Warga
Perceraian Mati, Adat Belitung Timur yang Masih Dipertahankan Masyarakat
Prosesi Perceraian Mati di Desa Renggiang, Belitung Timur. Foto: Istimewa.

Prosesi bermula dengan menghadirkan kedua belah pihak keluarga dan suami/istri yang ditinggalkan secara berhadapan, didampingi oleh Lebai dan disaksikan oleh beberapa masyarakat setempat sebagai saksi sah bawa Perceraian Mati tersebut telah dilaksanakan.

Kemudian Lebai memimpin proses lelaksanaan Perceraian Mati hingga doa-doa dipanjatkan lalu diakhiri dengan jabatan tangan antar perwakilan keluarga yang ditinggalkan dan suami/istri yang ditinggalkan.

"Hal ini menjadi salah satu bagian dari beragam budaya, adat turun temurun di negeri Ini, wabilkhusus Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, suatu hal baik yang tetap harus kita rawat dan kita jaga bersama serta kita lestarikan kepada anak cucu dikemudian hari nanti," katanya. 

"Karena, kalo buka dengan merawat budaya ini, adat istiadat ini, dengan cara apa lagi kita bisa merawat dan menjaga Republik yang kian menua ini," ujarnya lagi. 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut