Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nonton Bareng Jadi Ajang Refreshing Siswa Kelas Beasiswa PT Timah di Pemali Boarding School
Advertisement . Scroll to see content

Dari Musala hingga GerejaT, PT Timah Sudah Bantu 27 Rumah Ibadah pada Semester I 2026

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:17 WIB
  • author Firman
Dari Musala hingga GerejaT, PT Timah Sudah Bantu 27 Rumah Ibadah pada Semester I 2026
PT Timah Bantu 27 Rumah Ibadah hingga Semester I 2026, dari Musala hingga Gereja. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Dukungan terhadap fasilitas keagamaan masyarakat terus dilakukan PT Timah Tbk. Hingga semester I 2026, perusahaan telah menyalurkan bantuan untuk 27 rumah ibadah yang berada di wilayah operasionalnya.

Bantuan tersebut mencakup pembangunan maupun peningkatan sarana dan prasarana rumah ibadah. Sejumlah fasilitas yang dibantu antara lain toilet, lantai, pendingin ruangan, saluran pembuangan, hingga perlengkapan pendukung kegiatan ibadah.

Salah satu penerima bantuan adalah Musala Al Ikhlas di Dusun IV Daya Baru, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Di musala tersebut, bantuan PT Timah akan diprioritaskan untuk pembangunan toilet yang selama ini belum tersedia.

Ketua Pengadaan Sarana dan Prasarana Musala Al Ikhlas, Suryan, mengatakan fasilitas toilet menjadi kebutuhan mendesak bagi jamaah.

Selama ini, jamaah yang membutuhkan toilet harus kembali ke rumah masing-masing karena musala belum memiliki fasilitas tersebut.

“Toilet merupakan kebutuhan prioritas. Bantuan PT Timah akan kami manfaatkan untuk membeli material pembangunan toilet. Selama ini jamaah harus pulang karena tidak ada fasilitas tersebut,” kata Suryan, dikutip Jumat (2/10/2026). 

Selain toilet, pengurus Musala Al Ikhlas juga masih membutuhkan sejumlah fasilitas lain, seperti lantai, sound system, garasi, kipas angin dan sajadah.

Dukungan PT Timah juga menyasar pembangunan Rumah Doa Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jemaat Pos Wesley di Gang Sahata, Desa Sukamaju, Kelurahan Sungai Pasir, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Pembangunan rumah doa ini menjadi kebutuhan penting bagi jemaat. Selama sekitar tiga tahun, jemaat Pos Wesley masih menggunakan tempat sewaan untuk menjalankan kegiatan keagamaan.

Ketua Pembangunan Rumah Doa GMI Jemaat Pos Wesley Kabupaten Karimun, Vebrian Amos B Sinaga, mengatakan keterbatasan dana menjadi salah satu kendala dalam proses pembangunan.

Selain mengandalkan bantuan, jemaat juga menggalang dana secara mandiri melalui bazar dan swadaya.

“Selain bantuan dari PT Timah, kami juga menggalang dana melalui bazar dan swadaya dari para jemaat. Kami mengucapkan terima kasih karena bantuan ini cukup besar dan sangat membantu pembangunan rumah doa,” ujarnya.

Rumah doa tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk ibadah rutin. Fasilitas itu juga akan menjadi tempat pelayanan, pembinaan anak-anak, pendidikan, kegiatan sosial hingga pembelajaran seni dan musik.

Salah satu jemaat, Ramsida, mengatakan pembangunan rumah doa menjadi harapan yang telah lama dinantikan.

“Jemaat yang merindukan rumah doa merasa terberkati dan bersukacita. Berkat bantuan PT Timah, pembangunan rumah doa ini bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut