Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TPA Parit Enam Pangkalpinang Terbakar, 2 Eskavator Diterjuankan Padamkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Satpol PP Dirikan Posko Pengamanan di Kolong Dam 1 Pemali

Jum'at, 08 Desember 2023 | 22:44 WIB
  • author Muhamad Maulana
Satpol PP Dirikan Posko Pengamanan di Kolong Dam 1 Pemali
Petugas berwajib tak menemukan satu pun penambang timah ilegal di kawasan kolong Dam 1 Pemali yang menjadi sumber air baku PDAM Tirta Bangka. Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Maulana.

BANGKA, Lintasbabel.iNews.id - Membandelnya para penambang timah ilegal di Kawasan Sumber air baku Dam 1 Pemali, membuat Satpol PP Bangka bersama Polsek Pemali akan mendirikan posko pengamanan di lokasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah para penambang kembali lagi ke lokasi tersebut untuk melakukan aktivitas tambang ilegal jenis sebu-sebu tersebut.

Kasat Pol PP Kabupaten Bangka, Thony Marza mengatakan, mulai besok (Sabtu) Posko akan didirikan dan dijaga secara kontinyu dan dicek secara berkala. 

"Kita akan dirikan Posko Pengamanan di sini. Bersama Polsek Pemali. Personel akan berjaga setiap hari di sini," kata Thony Marza saat mengikuti razia gabungan, Jum'at (8/12/2023) malam di Dam 1 Pemali. 

Hal ini dilakukan lantaran masih banyak aktivitas tambang ilegal jenis sebu sebu di Kolong Sumber air baku PDAM Tirta Bangka yang kerap bekerja pada malam hari. 

"Kasian juga sama pelanggan PDAM Tirta Bangka yang mendapat suplay air keruh akibat aktivitas penambangan ilegal ini," ujarnya. 

Razia gabungan digelar Jum'at (8/12/2023) malam menerjunkan ratusan personel dari Subdenpom Pangkalpinang, Polres Bangka, Satpol PP Bangka dan PDAM Tirta Bangka. Namun, saat tiba di lokasi tak ada satupun penambang yang bekerja alias nihil.

Diduga razia tersebut sudah bocor terlebih dahulu, pasalnya masih ditemukan sejumlah peralatan tambang yang ditinggalkan penambang saat petugas tiba di lokasi. 

 

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut