Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seruni Art Festival III Meriahkan Museum Timah Indonesia Mentok, Jadi Ruang Kreativitas dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Manusia dan Buaya Disebabkan Habitat yang Rusak

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:41 WIB
  • author Oma Kisma
Konflik Manusia dan Buaya Disebabkan Habitat yang Rusak
Konflik manusia dengan buaya dipicu karena rusaknya habitat teritorial sang hewan. Foto: Ilustrasi/ ist.

BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id -- Konflik antara manusia dan buaya belakangan ini semakin memanas, terakhir terjadi di Kabupaten Bangka, dimana seorang pria meninggal dunia setelah di serang buaya. 

Di Kabupaten Bangka Barat (Babar) juga terjadi penyerangan oleh buaya, dimana seorang pria paruh baya mengalami luka serius pada bagian kaki setelah digigit buaya. 

Salah satu tim Alobi Bangka Belitung, Endi menyampaikan, selama dua tahun terakhir, konflik buaya dan manusia sangat tinggi, bahkan hampir setiap bulan menimbulkan korban jiwa.

"Selama dua tahun terakhir setiap satu bulan, satu orang meninggal dunia, hari senin tadi satu meninggal dan hari ini juga ada kejadian di mendo barat," ucapnya, Rabu (11/2/2026). 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut