Menurut laporan yang dikutip TVP.INFO, 5,6 juta penduduk Rusia ikut dalam survey tersebut dan lebih dari 10 ribu warga telah menghubungi pihak penyelenggara dan menyatakan keinginan untuk bergabung dalam jajak pendapat dalam skala yang lebih besar.
“Ural and Ingria residents are the most active. Most of them hold higher education degrees, which shows that the elites understand perfectly well the direction in which things are heading under Putin. They do not want to ‘feed’ Moscow and die for it,” reads the referendum organizer’s statement.
“Warga Ural dan Ingria paling aktif. Sebagian besar dari mereka memiliki gelar pendidikan tinggi, yang menunjukkan bahwa para elit sangat memahami arah yang dituju di bawah Putin. Mereka tidak ingin 'memberi makan' Moskow dan mati untuk itu," bunyi pernyataan penyelenggara referendum.
“Mereka takut dengan apa yang dapat dihasilkan oleh keinginan kita. Referendum yang berhasil hanyalah langkah pertama menuju pemerintahan sendiri republik. Ingria, Kaliningrad oblast, Kuban, Syberia, dan Ural akan bebas,” bunyi pernyataan tersebut seperti dilansir TVP.INFO.
Editor : Muri Setiawan