Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pecah Kongsi, Menhan Rusia Enggan Gunakan Jasa Tentara Bayaran Wagner Grup Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Tentara Rusia Kocar Kacir, Lari Tinggalkan Tank dan Amunisi 

Senin, 12 September 2022 | 22:09 WIB
  • author Joko Setyawanto
Tentara Rusia Kocar Kacir, Lari Tinggalkan Tank dan Amunisi 
Pasukan Ukraina Berfoto di Tugu Kota Izyum. (Foto: net)

Momentum kemenangan disejumlah garis depan pertempuran ini, dimanfaatkan oleh pasukan Ukraina untuk terus merangsek menuju provinsi Luhansk dari arah utara. 

Pergerakan signifikan juga terjadi di wilayah Kherson yang diperkirakan akan dapat direbut kembali oleh pasukan Ukraina dalam waktu dekat. Hal ini didasarkan pada merosotnya moral pasukan Rusia yang ditempatkan di Kherson setelah jalur pasokan amunisi dan logistik untuk wilayah ini telah terputus dan hanya bisa mengandalkan suplai melalui jalur udara oleh helikopter tempur Rusia. 

Kementerian Pertahanan Rusia melalui juru bicaranya Igor Konashevkov dalam vidio siaran persnya pada Jumat, 9 September 2022, mengakui bahwa pasukan Rusia yang ditempatkan di Izyum dan Balakliya sengaja ditarik ke wilayah Donbas, untuk alasan taktik dan strategi perang.

Bahkan Igor mengklaim selama periode penarikan pasukan tersebut, pihaknya berhasil menghabisi lebih dari 2 ribu serdadu Ukraina dan menghancurkan lebih dari 100 unit kendaraan tempur Ukraina. 

"Dengan tujuan itu selama tiga hari terakhir sebuah operasi telah dilakukan. telah dilakukan untuk menarik dan mengerahkan kembali pasukan Balakliya dan Izyum ke Republik Rakyat Donetsk sebagai bagian dari operasi, sejumlah gangguan dan tindakan demonstrasi dilakukan tembakan menggunakan penerbangan, kekuatan rudal, dan artileri. Dalam tiga hari, lebih dari 2.000 militan Ukraina dan asing telah dimusnahkan serta lebih dari 100 peralatan lapis baja dan artileri," ujar Igor.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut