Kepala Negara juga menyoroti peningkatan valuasi PT Timah. Ia menyebut nilai perusahaan tersebut mengalami kenaikan hingga 280 persen pada Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Sekarang naik 280 persen di bulan Agustus 2026 dibanding Agustus 2025 yang lalu,” ujar Prabowo.
Penertiban Tambang Ilegal Jadi Sorotan
Pernyataan tersebut menempatkan penertiban pertambangan ilegal di Bangka Belitung sebagai salah satu bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola sektor pertambangan nasional.
Aktivitas tambang ilegal selama ini menjadi persoalan serius di Bangka Belitung karena berkaitan dengan tata kelola sumber daya alam, penerimaan negara, lingkungan serta keberlangsungan industri timah.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait
