BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id - Pencarian Adnan Sahid (67), nelayan yang dikabarkan hilang, sejak Kamis (8/1/2026) sore masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Tim Gabungan bersama pihak keluarga dan nelayan setempat melakukan pencairan menggunakan perahu Basarnas menyusuri perairan tempat korban biasa mencari ikan.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban biasanya sudah kembali pada keesokan harinya. Namun hingga Sabtu pagi (10/1/2026) korban belum juga pulang.
Nelayan setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.
Komandan Pos SAR Mentok, Fajar Permana, menyampaikan meskipun cuaca ekstrem dan hujan belum reda, pencarian tetap dilakukan.
"Pencarian tetap kami lanjutkan bersama unsur Polairud dan nelayan setempat. Kendala utama adalah jarak pandang yang terbatas, namun upaya maksimal tetap dilakukan," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan melibatkan rescuer USS Mentok, personel Polairud Bangka Barat, serta nelayan setempat, dengan dukungan sejumlah sarana seperti kapal nelayan, alat komunikasi, dan peralatan medis.
Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 9 knot dari arah barat laut dan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter, masih memungkinkan dilakukan pencarian.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam status dalam pencarian, dan operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran pada jam-jam berikutnya.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
