Putin Larang Mahasiswa Kampus Negeri Dikirim Perang ke Ukraina

Umaya Khusniah
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: The Kiev Independent.

MOSKOW, lintasbabel.id - Presiden Rusia Vladimir Putin menangguhkan pengiriman mahasiswa dari universitas maupun politeknik untuk berangkat ke Perang Ukraina. Larangan itu usai Putin menandatangani dekret terbaru soal pengiriman pasukan cadangan ke Ukraina, Sabtu (24/9/2022).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk penegasan dari dekret yang diteken Putin 3 hari sebelumnya, bahwa mahasiswa sekalipun sudah mengikuti pelatihan militer tak dimasukkan dalam daftar pasukan cadangan.

Dalam keputusan presiden yang diterbitkan di situs web Kremlin, penangguhan diberikan kepada mahasiswa yang terdaftar di lembaga pendidikan tinggi maupun kejuruan yang terakreditasi negara. Keputusan tersebut hanya mencakup mahasiswa yang mengikuti pendidikan di lembaga pendidikan pemerintah atau organisasi penelitian.

“Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal penandatanganannya dan berlaku bagi yang terdaftar resmi sejak 21 September 2022,” bunyi dokumen dekret, dikutip dari RT, Minggu (25/9/2022).

Editor : Muri Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network