get app
inews
Aa Text
Read Next : Tiga Penambang Tewas Tertimbun Tanah di Bangka Barat, Pemilik Tambang Latief Dibidik Polisi

Penambang Timah Belitung Timur Ingin Bekerja dengan Tenang, Minta Tata Niaga Konsisten

Jum'at, 04 September 2026 | 07:17 WIB
header img
Egi Ariski penambang timah di Kabupaten Belitung Timur. Foto : ist

BELITUNG TIMUR, Lintasbabel.iNews.id — Para penambang timah di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, berharap pemerintah bersama PT Timah Tbk menjaga kepastian dan konsistensi tata niaga timah yang saat ini mulai kembali berjalan.

Kepastian tersebut dinilai penting agar masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertambangan dapat bekerja dengan lebih tenang tanpa dihantui ketidakpastian kebijakan.

Harapan itu disampaikan Egi Ariski, pemuda asal Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, yang sehari-hari berprofesi sebagai penambang timah.

Menurut Egi, kondisi tata niaga timah yang mulai kembali berjalan setelah adanya aksi para penambang pada 7 Agustus lalu diharapkan dapat dipertahankan secara konsisten. Ia berharap situasi tersebut tidak kembali berubah hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan nasib para penambang. Jangan sampai kesusahan dan keresahan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu kembali terulang. Kami ingin bisa bekerja dengan tenang dan mencari nafkah untuk keluarga," ujar Egi pada akhir pekan lalu.

Egi menilai persoalan tata niaga timah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pertambangan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, masih banyak keluarga di Belitung Timur yang mengandalkan sektor pertambangan timah sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, ia berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi penambang, termasuk memastikan kebijakan tata niaga timah memberikan kepastian bagi masyarakat yang bekerja di lapangan.

"Kepastian tata niaga sangat kami butuhkan. Jangan sampai kami kembali menghadapi ketidakpastian dalam bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga," katanya.

Egi menilai konsistensi kebijakan menjadi salah satu hal penting agar para penambang memiliki pegangan dalam menjalankan aktivitas pertambangan.

Selain kepastian tata niaga, Egi juga berharap PT Timah terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat penambang.

Salah satu yang menjadi harapannya adalah evaluasi terhadap harga timah agar penghasilan yang diterima penambang dinilai sepadan dengan biaya, perjuangan, serta risiko yang dihadapi di lapangan.

"Kami juga berharap PT Timah memperhatikan kesejahteraan penambang dan melakukan evaluasi terhadap harga timah. Harga yang layak tentu sangat berarti bagi kami, karena dari pekerjaan inilah banyak keluarga menggantungkan kehidupan," ujarnya.

Menurut Egi, persoalan kepastian tata niaga tidak kalah penting dibandingkan persoalan harga. Tata niaga yang jelas, konsisten, dan berkelanjutan akan memberikan rasa aman bagi penambang dalam menjalankan pekerjaan.

"Yang kami harapkan sebenarnya kepastian. Tata niaga berjalan dengan baik, kebijakan konsisten, harga juga diperhatikan, sehingga kami bisa bekerja dengan tenang," katanya.

Egi berharap pemerintah bersama PT Timah dapat terus menjaga tata niaga timah yang telah kembali berjalan. Dengan demikian, gejolak yang berpotensi berdampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat tidak kembali terjadi.

Ia juga berharap keberlanjutan tata niaga timah dapat ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Gantung dan Belitung Timur secara lebih luas.

"Harapan kami sederhana, kami bisa bekerja dengan tenang, tata niaga tetap berjalan dengan baik, dan kesejahteraan penambang juga benar-benar diperhatikan," tuturnya.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut