Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perceraian Mati, Adat Belitung Timur yang Masih Dipertahankan Masyarakat
Advertisement . Scroll to see content

Penambang Belitung Timur Diajak Jaga Kondusivitas, Jadikan Kejadian 7 Agustus sebagai Pelajaran

Kamis, 03 September 2026 | 12:02 WIB
  • author Firman
Penambang Belitung Timur Diajak Jaga Kondusivitas, Jadikan Kejadian 7 Agustus sebagai Pelajaran
Khairul Edi Hanafi, warga Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung. Foto : ist

BELITUNG TIMUR, Lintasbabel.iNews.id – Masyarakat, khususnya para penambang di Kabupaten Belitung Timur, diajak bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas daerah. Semua pihak diminta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan agar tidak kembali memicu gejolak di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Khairul Edi Hanafi, warga Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung. Dia menilai situasi yang aman dan kondusif merupakan modal penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan sosial sekaligus perekonomian masyarakat Belitung Timur.

“Kami mengajak seluruh warga Belitung Timur untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, kestabilan, keamanan dan kenyamanan masyarakat. Apa yang telah terjadi hendaknya menjadi cambuk bagi kita untuk berbuat lebih baik ke depan,” kata Khairul.

Khairul juga mengajak masyarakat penambang untuk menghargai berbagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pertimahan.

Menurut dia, pemerintah bersama berbagai elemen di daerah terus berupaya mencari solusi terhadap persoalan pertimahan, termasuk menyangkut harga timah dan keberlangsungan pembelian hasil tambang di lapangan.

“Teman-teman penambang, mari kita hargai kerja keras pemerintah. Orang-orang tua kita yang ada di pusat maupun di daerah, khususnya di Belitung Timur, telah berikhtiar menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengupayakan agar harga timah dan pembeli di lapangan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Khairul menilai seluruh lapisan masyarakat memiliki peran dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerah. Menurutnya, kondisi yang kondusif akan membuat aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat berjalan dengan baik.

Dia pun mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga persatuan dan keamanan Belitung Timur.

“Untuk seluruh lapisan masyarakat, khususnya para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, mari kita bergandeng tangan menjaga keamanan dan stabilitas agar semuanya dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Khusus kepada masyarakat penambang di Desa Batu Penyu, Khairul mengingatkan agar persoalan yang muncul di lapangan tidak disikapi secara sepihak. Dia meminta jalur dialog dan musyawarah menjadi pilihan utama sebelum mengambil keputusan.

“Kalau ada hal-hal di lapangan yang kurang berkenan, mari kita duduk bersama dan bermusyawarah. Jangan mengambil keputusan sendiri-sendiri karena kita memiliki pemerintah, pihak yang mengayomi, dan pihak yang membantu kita. Jangan merasa berjalan sendiri sehingga membuat keputusan yang nantinya berakibat fatal pada diri sendiri,” ujarnya.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut