Zamzani Dorong Pengurus KNPI Babar Bergerak Hadapi Persoalan Daerah
BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Bangka Barat resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi organisasi kepemudaan di daerah untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong lahirnya gerakan pemuda yang lebih aktif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Ramsi resmi dipercaya memimpin DPD KNPI Bangka Barat bersama jajaran pengurus lainnya. Kepengurusan baru ini diharapkan tidak hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan pemuda, terutama dalam bidang kepemimpinan, kewirausahaan, ekonomi, dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Ketua DPD KNPI Bangka Belitung, Zamzani berharap kepengurusan KNPI Bangka Barat dapat membawa semangat dan warna baru dalam perjalanan organisasi kepemudaan di daerah.
“Selamat kepada Bung Tamsi sebagai Ketua DPD KNPI Bangka Barat beserta jajaran pengurus/rekan-rekan yang dilantik,” ujar Zamzani, Minggu (9/8/2026).
Menurutnya, keberadaan KNPI harus mampu memberikan warna baru dengan mengarahkan organisasi pada tujuan dan kerja nyata. Pemuda, kata dia, perlu mengambil peran lebih besar dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Zamzani juga mengajak seluruh elemen pemuda di Bangka Barat untuk menjadikan KNPI sebagai ruang bersama dalam membangun persatuan. Menurutnya, persoalan daerah membutuhkan keterlibatan pemuda dan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah.
Ia menekankan pentingnya pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton. Salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama adalah tingginya angka pengangguran yang menurutnya juga berkaitan dengan minimnya pergerakan dan inisiatif dari kalangan pemuda.
“Pentingnya persatuan, mengimbau seluruh kawan-kawan pemuda untuk bersatu di KNPI guna mencari solusi atas persoalan daerah dan bangsa,” katanya.
Zamzani meminta semangat persatuan tersebut disuarakan lebih kuat agar mampu membuka ruang pergerakan baru bagi generasi muda Bangka Barat.
“Pemuda harus bergerak. Jangan berdiam diri. Masalah seperti tingginya angka pengangguran terjadi salah satunya karena kurangnya pergerakan dan inisiatif pemuda,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan para senior yang tergabung dalam Majelis Pemuda Indonesia (MPI) karena telah memberikan ruang kepada kepengurusan baru untuk berbuat sekaligus menyatukan berbagai elemen pemuda di Bangka Barat.
Dalam menjalankan kepengurusan, konsolidasi internal menjadi salah satu agenda penting yang perlu dilakukan. Penguatan persatuan organisasi dan penyatuan sistem kaderisasi dinilai menjadi fondasi agar KNPI mampu menjalankan program secara lebih terarah.
Editor : Haryanto