Angka Kejahatan Naik, Algafry Rahman Tekankan Perlindungan Anak dan Perempuan
BANGKA TENGAH, Lintasbabel.iNews.id – Angka kriminalitas di Kabupaten Bangka Tengah mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Kapolres Bangka Tengah AKBP I Gede Nyoman Bratasena dalam konferensi pers akhir tahun 2025.
Dari sejumlah kasus yang ditangani, terdapat tiga tindak pidana dengan jumlah tertinggi, yakni pencurian dengan pemberatan, pencabulan, dan pencurian. Ketiganya tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Khusus kasus pencabulan, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 22 kasus, meningkat dari 16 kasus pada tahun 2024.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman memberikan respons tegas. Ia mengakui peningkatan kasus tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Menurut Algafry, pergeseran pola kriminalitas memang kerap terjadi dari tahun ke tahun. Jika sebelumnya didominasi kasus pencurian, kini kasus asusila justru menunjukkan tren peningkatan.
“Ini menjadi permasalahan sekaligus tanggung jawab kami sebagai kepala daerah dan pemerintah kabupaten,” ujar Algafry, Selasa (6/1/2026).
Ia menegaskan, Pemkab Bangka Tengah akan memfokuskan upaya penanganan melalui penguatan program pemberdayaan anak dan perempuan agar lebih sigap dan responsif terhadap perkembangan sosial yang terjadi.
“Kami akan fokuskan pemberdayaan anak dan perempuan agar lebih gesit dan gercep menyikapi kondisi yang berkembang di tahun 2025,” katanya.
Dengan langkah tersebut, Algafry berharap angka kejahatan, khususnya kasus asusila, dapat ditekan secara signifikan pada tahun 2026.
Editor : Muri Setiawan