Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mulai dari Ekopol Sampai KDRT jadi Bahan Diskusi di Bukber ala KAHMI Kota Pangkalpinang
Advertisement . Scroll to see content

Hukum Qadha Puasa Ramadhan bagi Wanita, Waktu dan Niat Qadha

Sabtu, 26 Maret 2022 | 17:38 WIB
  • author Kastolani
Hukum Qadha Puasa Ramadhan bagi Wanita, Waktu dan Niat Qadha
Hukum mengganti puasa Ramadhan (qadha) puasa bagi wanita karena haid menurut ulama adalah wajib. (Foto: Shutterstock)

Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa seorang muslim diperbolehkan untuk tidak berpuasa dalam keadaan tertentu. Seorang Muslim yang seharusnya berpuasa boleh meninggalkan puasa jika ada Udzur Syar’i berupa sakit dan dalam perjalanan yang melelahkan.

Dalam sebuah riwayat, muadzah pernah bertanya kepada sayyidah aisyah tentang puasa wanita haid, maka aisyah berkata:

كَانَ يُصِيبُنَا ذَلِكَ فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلاَ نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ

“Kami dulu mengalami haidh. Kami diperintarkan untuk mengqodho puasa dan kami tidak diperintahkan untuk mengqodho’ shalat.”(HR. Muslim).


6 Kriteria Orang yang Boleh Qadha Puasa

Para Ulama menyebutkan udzur Syar’i diperbolehkan untuk tidak berpuasa bukan hanya dua faktor di atas. Terdapat  6 golongan orang yang diperbolehkan tidak berpuasa Ramadhan dengan kewajiban mengqadha puasa di hari lainya. 

Pertama, musafir atau orang yang dalam perjalanan jauh sesuai ketentuan syar'i, kedua, orang sakit, ketiga, ibu hamil, keempat, perempuan haid atau nifas, kelima orang jompo, keenam ibu menyusui.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut