Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jepang Dilanda Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Bandara Narita Ikut Berguncang
Advertisement . Scroll to see content

Turki Dilanda Gempa Dahsyat Magnitudo 7,9, Korban Tewas Mencapai 284 Jiwa

Senin, 06 Februari 2023 | 17:20 WIB
  • author Ahmad Islamy Jamil/ iNews.id
Turki Dilanda Gempa Dahsyat Magnitudo 7,9, Korban Tewas Mencapai 284 Jiwa
Para petugas Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) berusaha mengevakuasi korban gempa bumi dari reruntuhan bangunan di daerah selatan negara itu, Senin (6/2/2023). Foto: Reuters.

ANKARA, Lintasbabel.iNews.id - Turki dilanda gempa dahsyat dengan magnitudo 7,9, pada Senin (6/2/2023) pagi. Korban tewas akibat gempa itu dilaporkan terus bertambah menjadi 284 jiwa. Sementara 2.383 orang lainnya dilaporkan terluka.

Laporan sebelumnya menunjukkan, 76 orang tewas dan 440 luka-luka akibat gempa di sejumlah wilayah selatan Turki.

“Gempa tersebut menewaskan 284 warga, melukai 2.323,” kata Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay, Senin (6/2/2023).

Di Suriah, korban tewas akibat bencana gempa yang sama juga meningkat menjadi 237 jiwa. Sementara itu ada 639 orang di negeri yang sedang dilanda konflik itu terluka karena bencana tersebut.

Laporan sebelumnya menunjukkan, bahwa 111 orang tewas akibat gempa hari ini. Sementara lebih dari 500 lainnya luka-luka.

“Di provinsi Aleppo, Latakia, Hama dan Tartus, 237 orang tewas, 639 luka-luka,” ungkap Kementerian Kesehatan Suriah, Senin.

Media Suriah melaporkan pada hari Senin bahwa getaran kuat dirasakan oleh penduduk Damaskus dan Latakia akibat gempa yang terjadi di negara tetangga Turki. Getaran ini mengakibatkan kehancuran di Aleppo dan pinggiran kota Latakia.

Kementerian Pertahanan Suriah menyatakan, pihaknya akan melibatkan angkatan bersenjata untuk mengatasi dampak gempa.
 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut