Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Angka Kemiskinan di Babel Meningkat, Tembus 69 Ribu Lebih Orang pada September 2022
Advertisement . Scroll to see content

Orang Miskin di Indonesia Diprediksi Melonjak Jadi 29,3 Juta Pada 2022

Kamis, 09 Desember 2021 | 15:14 WIB
  • author Muri Setiawan
Orang Miskin di Indonesia Diprediksi Melonjak Jadi 29,3 Juta Pada 2022
Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), memperkirakan angka kemiskinan pada 2022 berpotensi melonjak menjadi 10,81 persen, atau setara 29,3 juta penduduk miskin. (Foto: Ilustrasi Kemiskinan)

“Pemulihan pasca pandemi akan ideal ketika semua sektor tumbuh dengan kecepatan yang sama, sehingga manfaat pertumbuhan akan dirasakan secara merata,” tutur Askar.

Dia mengungkapkan pada periode 2014-2020, pertumbuhan pengeluaran per kapita antar kelas ekonomi terlihat merata, menandakan manfaat pertumbuhan yang dinikmati semua. 

“Namun, Pola tersebut berubah drastis pada masa pandemi, Maret – September 2020, dimana beban kejatuhan ekonomi tidak ditanggung merata, lebih banyak ditanggung oleh kelas menengah,” papar Askar. 

Menurutnya selama pandemi kelas menengah mengalami kejatuhan pengeluaran per kapita paling dalam seiring kejatuhan sektor formal-modern. 

“Pemulihan ekonomi pasca pandemi secara ironis memiliki tendensi menciptakan kesenjangan yang semakin lebar yaitu si kaya semakin kaya, si miskin semakin miskin,” ungkap Askar.

Pola pemulihan yang umum dikenal dengan K-shape ini, terjadi karena pemulihan didominasi sektor tertentu yang hanya menguntungkan kelas atas. 

“Dengan K-shape recovery, kami memproyeksikan pertumbuhan pengeluaran per kapita ke depan akan lebih didominasi kelas menengah-atas, sedangkan kelas menengah-bawah hanya akan tumbuh moderat – rendah,” katanya.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut