Kawasan Kampak Pangkalpinang Banjir, 200 Warga Mengungsi

PANGKALPINANG, lintasbabel.id - Banjir kembali merendam sejumlah rumah warga di Kawasan Kulan Kampak Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sedikitnya sekitar 200 warga terpaksa mengungsi akibat banjir tersebut.
Menurut warga, banjir yang disebabkan hujan disertai pasangnya air laut itu sudah terjadi sejak sore kemarin hingga saat ini. Bahkan air terus naik meski pagi ini tidak turun hujan.
"Dari sore kemarin hujannya kan gak berhenti hingga malam. Airnya naik terus, bahkan hingga pagi ini air tak surut sama sekali meskipun tidak hujan," kata warga terdampak banjir, Bayu, Rabu (24/11/2021).
Bayu mengatakan, banjir dikawasan mereka memang kerap kali terjadi. Bahkan setiap hujan deras warga sekitar selalu dibuat khawatir.
"Harapan kami kepada Pak Walikota terhormat, semoga ada solusi terbaik untuk mengatasi banjir di lingkungan kami ini. Tadi walikota sudah ke sini, kita tunggu saja janjinya apakah terealisasi atau tidak," ujarnya.
Pantauan di lapangan, warga dibatu Tim Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkalpinang, mengevakuasi sejumlah barang berharga dari dalam rumah yang masih bisa diselamatkan menggunakan perahu.
Banjir tersebut terjadi di Jalan Seniman Babel Pangkalpinang, tepatnya di sekitar Perumahan Elnov Alam Kampak Lestari. Diperkirakan sekitar 72 rumah, 50 Kepala Keluarga serta 200 warga yang terdampak banjir di sana.
Warga terdampak banjir dievakuasi. (Foto : lintasbabel.id/ Haryanto).
Walikota Pangkalpinang Mualan Aklil yang hadir meninjau lokasi banjir mengatakan, akan mengambil langkah guna mencari solusi untuk mengatasi persoalan banjir tersebut.
"Kami akan panggil pihak developernya untuk duduk bersama-sama dengan masyarakat bagaimana solusi terbaiknya. Kami sebelumnya sudah memperingatkan ini kawasan resapan jangan dibangun perumahan. Kalau sudah banjir seperti ini akhirnya ngadunya ke pemerintah juga," kata Molen.
Editor : Haryanto