Pasca Puting Beliung, Algafry Serahkan Bantuan ke Warga Desa Guntung yang Terdampak
BANGKA TENGAH, lintasbabel.id - Pasca bencana puting beliung yang melanda Desa Guntung Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah pada Kamis (07/07/2022) petang kemarin, dan memporak porandakan 20 rumah warga, pada Jumat (08/07/2022) pagi, warga setempat mulai berbenah. Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman pun langsung turun ke lokasi bencana dan menyerahkan bantuan ke rumah-rumah warga yang terdampak.

Dari pantauan di lokasi, warga dengan dibantu Personil TNI, Tagana, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah mulai membersihkan puing-puing atap rumah yang berterbangan saat kejadian puting beliung, dan melakukan perbaikan rumah-rumah warga.
Algafry Rahman mendatangi setiap rumah warga yang rusak untuk mengetahui kerusakan rumah warga dan menyalurkan bantuan-bantuan, seperti terpal, alat daput, dan bantuan lainya.
"Memang kawasan pesisir seperti Desa Guntung ini cukup rentan sekali terkena puting beliung, dan petang kemarin puting beliung melanda desa ini. Kurang lebih 20 rumah yang terdampak. Sebagian besar atap rumah warga mengalami kerusakan, dan satu rumah yang atapnya terbongkar seluruhnya," ujar Algafry pada Jumat (08/07/2022).
"Kami dari kemarin melalui Dinsos PMD dan BPBD, serta Tanggap Darurat telah datang untuk membantu warga dengan menyalurkan bantuan, seperti terpal, makanan, peralatan dapur untuk warga bisa memasak, dan kami bantu juga asbes untuk perbaikan atap-atap rumah warga yang terdampak," sambungnya.

Sementara itu, Sentosa, salah satu warga yang rumahnya terdampak sangat parah. Sentosa mengungkapkan jika dirinya sangat sedih mengetahui rumahnya rusak parah akibat puting beliung. Terlebih dirinya merupakan orang yang kurang mampu.
"Sedih saya setelah tau rumah saya rusak parah akibat puting beliung kemarin. Bapak tidak ada dan ibu juga tidak ada, keluarga memang banyak, tapi saya tidak enak meminta bantuan ke mereka, karena kami bukan orang kaya. Atap rumah saya semuanya terbang, kalau tidak dibantu dari segi material dan segi upah tukang, saya tidak tau mau bagaimana," ujarnya.
Ditambahkanya, dirinya bersyukur saat kejadiaan dirinya tidak berada di rumah dan terhindar dari bencana.
"Saat kejadian untungnya saya tidak berada di rumah, kalau ada di rumah saya tidak tau kondisi saya seperti apa. Atap saja semuanya terbang, bahkan sebathian tembok rumah juga rusak. Terimakasih kepada Pemerintah dan pihak yang mau datang membantu saya dan warga desa yang terkena musibah ini," ungkapnya.
Editor : Muri Setiawan