BANGKA, Lintasbabel.iNews.id – Komunitas Pendonor Darah Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, terus berperan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi di wilayah tersebut. Selama delapan tahun terakhir, komunitas ini aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan stok darah tetap tersedia.
Komunitas yang kini memiliki 91 anggota aktif dari Kecamatan Belinyu dan Riau Silip itu menjadi salah satu mitra dalam mendukung kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit maupun Palang Merah Indonesia (PMI).
Ketua Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Andrea, mengatakan berbagai dukungan dari sejumlah pihak, termasuk PT TIMAH, membantu komunitas menjalankan kegiatan sosial, seperti donor darah massal hingga penyaluran bantuan sembako kepada pendonor dan masyarakat yang membutuhkan.
"PT TIMAH sangat membantu kegiatan kami. Selain donor darah massal, perusahaan juga mendukung pembagian paket sembako. Dukungan seperti ini sangat berarti agar komunitas bisa terus berkembang," ujar Andrea.
Dia menjelaskan, komunitas tidak hanya menggelar kegiatan donor darah, tetapi juga menyalurkan bantuan sembako kepada pasien thalasemia dan warga yang membutuhkan. Menurutnya, pasien thalasemia menjadi kelompok yang paling sering memerlukan transfusi darah secara rutin, selain penderita gagal ginjal yang menjalani hemodialisa dan pasien dengan kondisi medis tertentu.
Andrea mengakui tantangan terbesar yang dihadapi komunitas adalah mencari pendonor darah. Karena itu, mereka terus melakukan edukasi kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar, agar semakin banyak generasi muda memahami pentingnya donor darah.
"Sering kali yang menjadi tantangan adalah mencari pendonor. Karena itu kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah seperti SMAN 1 Pemali, agar semakin banyak generasi muda memahami pentingnya donor darah," katanya.
Menurut Andrea, pemberian bantuan kepada para pendonor juga menjadi bentuk apresiasi bagi mereka yang secara sukarela mendonorkan darah untuk membantu sesama.
Dia berharap dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan sosial tersebut terus berlanjut sehingga komunitas dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Selain itu, ketersediaan stok darah di Kabupaten Bangka diharapkan semakin memadai agar kebutuhan pasien dapat terpenuhi dengan cepat.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
