Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem pariwisata, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada 19 Mei 2026 yang melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, pelaku UMKM, pengelola desa wisata, perhotelan, serta asosiasi pariwisata.
"FGD tersebut membahas penguatan akses pasar UMKM melalui integrasi dengan sektor pariwisata seperti hotel, desa wisata, pusat oleh-oleh hingga destinasi wisata. Dalam forum itu juga tercapai kerja sama antara UMKM dengan hotel dan desa wisata setempat," tuturnya.
Selain itu, BI Babel turut menggandeng Kampung Inggris Babel untuk memberikan pelatihan Bahasa Inggris praktis kepada lebih dari 30 pelaku pariwisata di Belitung.
"Pelatihan yang digelar di kawasan Tanjung Tinggi pada 20 Mei 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pelaku wisata dalam melayani wisatawan mancanegara, terutama setelah dibukanya penerbangan internasional langsung rute Singapura–Belitung," katanya.
Melalui berbagai program tersebut, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong pariwisata Belitung sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
