BANGKABARAT, Lintasbabel.iNews.id - Penumpang mobil Nissan Serena, Ahmad Dhani (67) membantah, sopir berusaha menyalip kendaraan lain hingga bertabrakan dengan truk pengangkut sawit di Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (10/1/2026) siang lalu.
Akibat kecelakaan itu, Commersial Director Garuda TV Muliandy Nasution (42), meninggal dunia.
Ahmad Dhani berada persis di sebelah sopir, Anisul Hakimi yang mengendarai mobil dengan pelat B 2466 WBD tersebut.
"Mobil melaju normal, tidak ada mau menyalip kendaraan lain. Tiba-tiba, ada truk menyeruduk sisi kanan mobil yang kami tumpangi," kata Ahmad Dhani didampingi Kuasa Hukum Aldy Putranto, Senin (12/1/2026).
Pengakuan Ahmad Dhani itu, sebagai saksi mahkota yang benar-benar mengalami musibah tersebut.
Sebagai korban, dia membantah ada narasi yang menyebutkan sopir berusaha menyalip kendaraan lain lalu bertabrakan dengan truk di depannya.
Aldy Putranto sebagai Kuasa Hukum para korban menyatakan, diduga truk pengangkut sawit itulah yang terlalu ke tengah, sehingga menabrak sisi kanan mobil Nissan Serena.
"Jadi tidak benar tabrakan adu kambing. Coba lihat kondisi mobil para korban, yang hancur hanya bagian sebelah kanan. Juga tidak ada salip menyalip, karena sopir ini membawa tamu dari luar Bangka Belitung, jadi tetap menjaga keamanan dan kenyamanan," kata Aldy.
Pernyataan Aldy ini sekaligus meluruskan informasi simpang siur penyebab kecelakaan Nissan Serena dengan truk pengangkut sawit Mitsubishi Colt Diesel BN 8879 RP, yang dikemudikan Ishariansyah (46).
Menurutnya, akibat tabrakan itu, selain menewaskan Commersial Director Garuda TV Muliandy Nasution (42), juga kondisi Anisul sebagai sopir sangat parah.
"Masih dirawat di RSU Provinsi, belum sadarkan diri," ujarnya.
Muliandy saat itu berada di belakang sopir di sisi kanan.
Sementara penumpang lainnya, masing-masing WNA Singapura dan China juga mengalami luka-luka.
Kronologis
Korban meninggal adalah penumpang mobil minibus Nissan Serena warna abu-abu B 2466 WBD.
Mobil dikemudikan Anisul Hakimi warga Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.
Anisul mengalami cedera kepala berat dan juga luka robek di bagian belakang kepala.
Dia juga mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kiri.
Sementara, sopir truk truk Mitsubishi Colt Diesel BN 8879 RP, Ishariansyah (46) mengalami keseleo pada pergelangan mata kaki kanan.
Truk warna kuning mengangkut sawit melaju dari Mentok ke arah Pangkalpinang.
Sopir truk merupakan warga asal Desa Kacung RT 01 RW 01, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 Wib.
Saat itu, mobil Nissan Serena melaju dari arah Kota Pangkalpinang menuju Mentok.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha membenarkan musibah tersebut.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso mengatakan, polisi telah melakukan olah TKP dan penumpang dievakuasi.
Informasi yang diperoleh, ada warga negara China dan Singapura di dalam mobil Serena tersebut.
Sekadar diketahui, Garuda TV adalah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia yang dimiliki oleh PT Digdaya Media Nusantara.
Media TV ini terafiliasi dengan Presiden Prabowo Subianto dan dikenal dengan program bernuansa kebangsaan, pendidikan, serta hiburan.
Editor : Alza Munzi Hipni
Artikel Terkait
