Sementara, Kasi Pelayanan dan Penunjang Medis RSUD Sejiran Setason, Dr Mariya Ulfah menyampaikan terkait kondisi kedua mayat.
"Salah satu jenazah memang hilang kepalanya, belum dirinci karena masih menunggu laporannya. Kita tidak menentukan penyebab atau kenapanya, tapi bisa dilihat dari tanda-tanda potongannya seperti apa. Bisa jadi putus karena itukan sudah beberapa hari di laut, lalu kondisi di lautnya seperti apa kan gak tau, " kata Dr Mariya Ulfah.
Sedangkan untuk mayat Bachtiar, saat ditemukan masih dalam kondisi badan yang utuh, namun terdapat sejumlah bagian tubuh yang terkena dampak normal dari korban tenggelam pada umumnya.
"Satunya lagi kepalanya masih ada, cuma kondisinya sudah gak keliatan lagi. Sudah kelihatan tulang tengkorak, lalu juga rahang bawahnya sudah tidak ada. Tandanya memang tanda-tanda orang tenggelam, tidak ada tanda yang spesifik cuman ada tato di punggung kiri dan kanan, " tuturnya.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait