Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Imbau Tambang Ilegal di DAS Kampak Bangka Barat Dihentikan
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Air Bersih Melanda Mentok, Warga Kini Andalkan Tangki Bantuan

Rabu, 23 September 2026 | 09:39 WIB
  • author Firman
Krisis Air Bersih Melanda Mentok, Warga Kini Andalkan Tangki Bantuan
Krisis Air Bersih Melanda Mentok, Warga Kini Andalkan Tangki Bantuan. Foto : ist

BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id – Kekeringan mulai menyulitkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bangka Barat, terutama Kecamatan Mentok. Sumber air yang semakin terbatas membuat sebagian masyarakat harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendorong PT TIMAH (Persero) Tbk bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah permukiman warga.

Sebanyak 15 tangki air disediakan dan ditempatkan di titik-titik yang membutuhkan pasokan air. Tangki tersebut menjadi tempat penampungan sehingga warga dapat mengambil air secara lebih mudah ketika distribusi dilakukan.

Kepala BPBD Bangka Barat Syafrizal mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih di tengah kekeringan membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemenuhan air bersih saat kekeringan memang membutuhkan kerja sama lintas sektor dan stakeholder di Kabupaten Bangka Barat,” kata Syafrizal.

Menurut dia, lokasi distribusi ditentukan berdasarkan hasil koordinasi BPBD, PT TIMAH dan Perumdam Tirta Sejiran Setason. Masukan dari RT, RW, kelurahan hingga desa digunakan untuk memetakan wilayah yang mengalami keterbatasan air.

“Kita minta masukan dari RT, RW di masing-masing kelurahan dan desa, di mana masyarakat yang membutuhkan. Berapa KK yang sudah kami layani dan berapa yang terdampak kekeringan di Bangka Barat,” ujarnya.

Syafrizal menyebut kondisi sumber air di sejumlah wilayah Bangka Barat saat ini cukup memprihatinkan akibat kekeringan. Perumdam Tirta Sejiran Setason juga terus mencari sumber air alternatif agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Sumber air yang ada memprihatinkan, tetapi PDAM tetap berupaya mencari sumber-sumber yang baru agar tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Penempatan tangki di sejumlah titik diharapkan membuat distribusi air lebih terarah sekaligus memudahkan warga yang membutuhkan. BPBD juga mengimbau masyarakat tertib saat mengambil air untuk menghindari antrean maupun persoalan di lapangan.

“Kita harapkan kepada masyarakat untuk tertib dalam pengambilan air nantinya, jangan rebutan, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” kata Syafrizal.

Warga Tak Lagi Harus Cari Tampungan Air

Bagi warga yang terdampak, keberadaan tangki air menjadi bantuan langsung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Nurisa, warga RT 02 RW 14 Kelurahan Tanjung, mengaku terbantu karena tidak perlu lagi kebingungan mencari tempat untuk menampung air ketika bantuan datang.

“Alhamdulillah, dengan bantuan tangki air ini lebih mudah kami mendapatkan air. Tidak perlu lagi mencari tampungan air. Saat bantuan air bersih datang, kalau kita butuh tinggal buka keran,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Faridah, warga RT 03 RW 14 Kelurahan Tanjung. Dia mengatakan kondisi air di wilayahnya cukup sulit, sementara air yang tersedia tidak selalu layak digunakan.

“Di sini sulit air. Kalaupun ada, tidak layak digunakan. Beruntung mendapat bantuan air bersih, bisa untuk air minum dan masak nasi,” katanya.

Selama ini, Faridah dan warga lainnya harus mengeluarkan uang untuk membeli air. Bantuan tersebut setidaknya mengurangi beban pengeluaran rumah tangga yang sebelumnya dialokasikan untuk kebutuhan air.

“Alhamdulillah, selama ini air kita beli. Uangnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya,” tuturnya.

Syafrizal mengapresiasi respons PT TIMAH yang segera menindaklanjuti kebutuhan air bersih masyarakat. Menurutnya, dukungan tersebut langsung menyasar kebutuhan warga di tengah kondisi kekeringan.

“PT TIMAH sudah responsif. Hari ini saya sampaikan surat, besok pagi langsung dipesan. Ini merupakan nilai plus atas kerja sama dan kolaborasi kita,” katanya.

Bantuan air bersih tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama sumber air di sejumlah wilayah Bangka Barat masih terdampak kekeringan.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut