get app
inews
Aa Text
Read Next : Produk Lada hingga Ketam Isi Babel, Unjuk Gigi di FESyar Sumatera 2026

Belanja di UMKM Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Lesunya Daya Beli

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:22 WIB
header img
PT TIMAH Bantu Dongkrak Penjualan UMKM Lewat Penggunaan Produk Lokal untuk Kegiatan Perusahaan. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Di tengah menurunnya daya beli masyarakat dan kenaikan harga bahan baku yang menekan pelaku usaha, pesanan produk dari PT TIMAH (Persero) Tbk menjadi angin segar bagi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan perusahaan.

Melalui berbagai kegiatan perusahaan, PT Timah terus melibatkan produk UMKM lokal sebagai bagian dari upaya membuka akses pasar dan menjaga keberlangsungan usaha mitra binaannya.

Salah satu UMKM yang merasakan manfaat tersebut adalah Pempek Udang Aak Sun milik Sundari. Dalam kegiatan terbaru PT Timah, usahanya menerima pesanan sebanyak 150 paket pempek udang.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas orderan ini. Benar-benar sangat membantu usaha kami, apalagi saat ini omzet sedang mengalami penurunan hampir 50 persen," ujar Sundari.

Menurutnya, pesanan dari PT Timah bukan kali pertama diterima. Sejak menjadi mitra binaan pada 2016, usahanya beberapa kali dipercaya memenuhi kebutuhan konsumsi dalam berbagai kegiatan perusahaan.

Selain membantu meningkatkan penjualan, Sundari mengatakan PT Timah juga memberikan dukungan berupa bantuan freezer box untuk menunjang kapasitas produksi dan penyimpanan.

"Produk kami jadi lebih dikenal. Tahun lalu kami juga mendapat bantuan alat produksi berupa freezer box sehingga lebih mudah menyimpan stok dalam jumlah lebih banyak," katanya.

Tak hanya itu, promosi produk melalui pameran dan media sosial perusahaan turut membantu memperluas pasar usaha yang dijalankannya.

Hal serupa dirasakan Pipit Pantiaw Pitriningsih, pemilik usaha makanan olahan yang menjadi mitra binaan PT Timah sejak 2017. Dalam kesempatan yang sama, usahanya menerima pesanan 150 bungkus produk kemasan setengah kilogram.

"Alhamdulillah, orderan dari PT TIMAH sudah berkali-kali kami terima. Kali ini sangat membantu karena penjualan memang sedang turun," ungkap Pipit.

Ia mengakui kondisi usaha saat ini cukup berat akibat kenaikan harga bahan baku yang berdampak pada harga jual produk dan melemahnya daya beli masyarakat.

"Iya, omset memang menurun. Harga bahan baku naik sehingga harga jual ikut naik. Akibatnya daya beli masyarakat juga semakin berkurang," tuturnya. 

Menurut Pipit, program kemitraan PT Timah memberikan dampak positif bagi perkembangan usahanya, baik dari sisi pemasaran maupun peningkatan penjualan. Ia juga pernah difasilitasi mengikuti berbagai bazar dan pameran di dalam maupun luar daerah.

"Beberapa tahun lalu saya pernah diikutsertakan dalam bazar di Bandung. Selain itu juga sering mengikuti bazar di Sungailiat, Pangkalpinang hingga kegiatan HUT PT TIMAH. Kegiatan seperti ini sangat membantu promosi produk kami," katanya.

Melalui program pembinaan UMKM, PT Timah tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha dan permodalan, tetapi juga membuka peluang pasar dengan melibatkan produk UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan.

Langkah tersebut dinilai membantu pelaku usaha lokal bertahan di tengah tantangan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing UMKM agar terus berkembang secara berkelanjutan.

"Semoga PT TIMAH semakin jaya, sukses, dan terus berkontribusi bagi masyarakat serta pelaku UMKM," harap Sundari.

Senada, Pipit berharap dukungan promosi dan pemasaran terhadap produk UMKM terus dilakukan.

"Semoga PT TIMAH semakin maju dan terus membantu mempromosikan produk-produk UMKM agar kami bisa bertahan dan berkembang," ucapnya.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut