get app
inews
Aa Text
Read Next : Ekonomi Syariah Masuk Era Digital, BI Babel Bekali Kreator Konten

BI Babel Libatkan UMKM hingga Da'i dalam Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:16 WIB
header img
Pada putih dan pada hitam kemasan milik pelaku UMKM asal Bangka Belitung yang berada di stand FESyar 2026 regional Sumatera di Palembang Icon Mall. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BI Babel) turut ambil bagian dalam rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026. Di sana BI Babel menampilkan berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, mulai dari pelatihan sumber daya manusia, kompetisi, hingga promosi produk unggulan daerah.

Partisipasi BI Babel tidak hanya berfokus pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga menyasar penguatan ekosistem halal melalui peningkatan kapasitas kreator konten, dai, dan nazhir.

Dalam agenda Training of Trainers (ToT), BI Babel mengikutsertakan sejumlah peserta dari berbagai bidang. Untuk kategori kreator konten, peserta berasal dari kalangan media dan influencer dari Generasi Baru Indonesia (GenBI) yang merupakan pemenang lomba konten BEKISAH. 

"Senang bertemu dengan para content creator dari berbagai provinsi di Sumatera. Ilmunya sangat menarik terutama strategi marketing dan editing khusus content creator sehingga bisa diaplikasikan di konten saya kedepannya," kata peserta ToT Content Creator, Ersy Dwi Maryani, Sabtu (6/6/2026). 

Sementara itu, pelatihan dai melibatkan perwakilan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), sedangkan pelatihan nazhir diikuti unsur Kementerian Agama dan Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA).

Selain pelatihan, perwakilan Bangka Belitung juga tampil dalam berbagai kompetisi tingkat regional. Pada lomba Halal Chef, peserta dari Babel bersaing di tiga kategori, yakni profesional yang diwakili Golden Tulip, kategori pondok pesantren oleh Ponpes At-Toybah, dan kategori umum oleh SMKN 3 Pangkalpinang.

Di bidang dakwah, Ustaz Muhammad Nurul Huda berhasil masuk jajaran lima besar terbaik. Sementara pada kompetisi Zakat Unggulan, YAKESMA Bangka Belitung menembus tiga besar tingkat regional.

Produk kreatif daerah juga mendapat panggung melalui ajang Modest Fashion Designer Competition (MFDC). Untuk kategori profesional, Babel diwakili Catharina Kristiatmini dan Galeri Destiani. Adapun kategori pelajar diwakili Muhammmad Herdiansyah yang berasal dari komunitas GenBI serta merupakan pemenang MFDC BEKISAH.

"Mengikuti perlombaan Modest Fashion Designer Vokasi FESyar Regional Sumatera 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Berbekal latar belakang di bidang seni dan lukis, saya semakin melihat bahwa dunia fashion merupakan ruang kreatif yang memiliki prospek luas sekaligus menjadi sarana untuk mengangkat identitas budaya daerah," kata Herdiansyah, Minggu (7/6/2026). 

Herdiansyah mengatakan, melalui ajang ini dirinya berkesempatan mengenal para desainer profesional, mendapatkan teman dan relasi baru baik dari sesama peserta maupun dari kalangan desainer lainnya, serta memperoleh wawasan langsung dari para juri yang karya-karyanya telah dikenal hingga tingkat internasional. 

"Momen fashion show juga menjadi pengalaman yang membanggakan, ketika karya yang saya rancang ditampilkan oleh model di atas panggung dan saya dapat mendampingi sebagai desainer di hadapan banyak penonton. Pengalaman ini semakin memotivasi saya untuk terus berkarya dan mengembangkan wastra khas Bangka Belitung agar semakin dikenal luas melalui dunia fashion," tuturnya. 


Stnad wastra Bangka Belitung yang menampilkan beberapa produk unggalan dalam FESyar 2026. Foto : ist

Tidak hanya itu, BI Babel juga membawa sejumlah UMKM binaan yang tergabung dalam Ikatan Komunitas Rumah Ekspor (IKRA) untuk mempromosikan produk halal melalui stan Halal Mart.

Beragam produk unggulan ditampilkan, mulai dari lada putih Billiton Spice, camilan Kritcu Super Sindi, produk olahan cokelat CandU, minuman jeruk Morenji, mi instan seduh Sago Mee, hingga produk madu, kopi, dan cokelat kurma dari Madu RR 1669/Arisi.

Pada sektor kuliner halal, UMKM Wijaya Crab turut memperkenalkan produk ketam isi dalam area Halal Food Exhibition.

Sementara itu, kekayaan wastra Bangka Belitung diperkenalkan melalui tema "Harmoni Serumpun Babel". Sejumlah pelaku usaha yang ikut memamerkan karya mereka antara lain Galeri Destiani, Ishadi Kain Cual, Batik Kampung Katak, B. Eco Handmade, Sepiak, Bepuling Belitong, HDNoto, dan Kelekak Batik.

Keikutsertaan BI Babel dalam FESyar Regional Sumatera 2026 menjadi upaya memperluas akses pasar produk halal dan ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat posisi Bangka Belitung dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut