BEKISAH 2026 Ditutup: Transaksi UMKM Tembus Rp219 Juta, Wakaf Digital Jadi Sorotan
PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Perhelatan Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKISAH) 2026 resmi berakhir, namun meninggalkan catatan kuat: geliat ekonomi syariah di daerah ini kian nyata. Selama tiga hari pelaksanaan, transaksi pelaku UMKM menembus Rp219 juta atau melonjak 75 persen dibanding tahun sebelumnya.
Penutupan kegiatan dipusatkan di Masjid Agung Kubah Timah, ditandai dengan tabligh akbar yang menghadirkan ustaz nasional Ahmad Zacky Mirza. Ribuan jamaah memadati lokasi untuk mengikuti tausiyah yang menjadi penutup rangkaian acara.
Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy mengatakan, tak sekadar seremoni, BEKISAH 2026 diisi berbagai agenda strategis. Mulai dari talkshow kebanksentralan dan laporan perekonomian daerah, pelatihan juru sembelih halal, hingga diskusi penguatan peran masjid dalam mendorong aktivitas ekonomi umat.
"Pada hari terakhir, kegiatan diawali dengan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah yang diikuti puluhan peserta, dilanjutkan lomba mewarnai serta talkshow bertajuk penguatan fungsi masjid," kata Rommy, Senin (27/4/2026).
Sejumlah lomba turut menyemarakkan BEKISAH tahun ini, mulai dari cerdas cermat, duta wakaf, dakwah ekonomi syariah, hingga konten kreatif dan seni islami. Pesertanya datang dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum.
"Di sektor ekonomi riil, sebanyak 52 UMKM ambil bagian dalam bazar. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kuliner halal, kriya, hingga produk pesantren dan inovasi pengolahan sampah plastik," ujarnya.
Menurut Rommy, salah satu terobosan yang mencuri perhatian adalah peluncuran program Wakaf Digital Bangka Belitung melalui platform “satuwakaf”.
"Program ini mengusung konsep wakaf produktif berbasis lingkungan, salah satunya melalui pengadaan waste box untuk pengelolaan sampah," ucapnya.
Sejak pra-kegiatan Februari lalu, program ini telah menghimpun dana wakaf sebesar Rp23 juta dari masyarakat. Inisiatif tersebut dinilai menjadi bukti bahwa keuangan sosial syariah dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.
"Dengan capaian tersebut, BEKISAH 2026 dinilai bukan hanya ajang tahunan, tetapi telah berkembang menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Bangka Belitung. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan terus berlanjut, meski rangkaian acara telah usai," tutur Rommy.
Editor : Haryanto