Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngaku Polisi dan Tipu IRT hingga Jutaan Rupiah, Pria 25 Tahun Ditangkap Tim Gabungan Polda Babel
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Penggelapan Camry, Polda Babel Tetapkan BH sebagai Tersangka

Rabu, 28 Januari 2026 | 04:36 WIB
  • author Firman
Kasus Penggelapan Camry, Polda Babel Tetapkan BH sebagai Tersangka
Tersangka BH saat digiring ke sel tahanan Mapolda Bangka Belitung. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Penyidik Subdit II Fismondev Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung menetapkan BH sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana jaminan fidusia dan penggelapan satu unit mobil Toyota New Camry.

Kepala Bidang Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso membenarkan penetapan tersangka tersebut. Saat ini, BH telah resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Babel selama 20 hari ke depan.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan di Rutan Mapolda Babel selama 20 hari ke depan,” ujar Agus, Selasa (27/1/2026).

Agus mengungkapkan, BH (41) sebelumnya telah menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali sebagai saksi sejak kasus ini dilaporkan ke Polda Babel pada 5 Desember 2025.

“Sebenarnya BH sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat, 23 Januari 2026 kemarin. Namun penahanan baru dilakukan hari ini,” jelasnya.

Menurut Agus, sebelum penetapan tersangka, penyidik telah melakukan gelar perkara berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap BH yang dilakukan pada akhir Desember 2025 dan awal Januari 2026.

Dalam perkara ini, modus yang dilakukan BH yakni dengan mengalihkan kendaraan yang masih dalam status jaminan fidusia kepada pihak lain. Hingga saat ini, keberadaan mobil tersebut belum diketahui.

“Yang bersangkutan mengalihkan kendaraan kepada orang lain dan sampai sekarang mobil itu belum ditemukan,” ungkap Agus.

Atas perbuatannya, BH terancam dijerat Pasal 36 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Sebelumnya, BH dilaporkan oleh pihak leasing ke Mapolda Babel pada 5 Desember 2025. Laporan tersebut dibuat pelapor berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/186/XII/2025/SPKT/Polda Babel.

Peristiwa itu bermula saat terlapor melakukan pembelian satu unit mobil Toyota New Camry tahun 2008 warna hitam pada 28 Agustus 2018. Namun, kendaraan tersebut kemudian dialihkan tanpa persetujuan pihak leasing dan diduga digelapkan.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut