Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Demokrat Pangkalpinang Buka Pendaftaran Bacalon Wako-Wawako, Jalin Komunikasi ke Parpol Lain
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu Tepis Wacana Penundaan Pemilu 2024

Minggu, 27 Maret 2022 | 11:00 WIB
  • author Joko Setyawanto
Bawaslu Tepis Wacana Penundaan Pemilu 2024
Focus Grup Discusstion (FGD) bertemakan Identifikasi Strategi Pengawasan dalam mewujudkan Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024. (Foto : ist)

PANGKALPINANG, lintasbabel.id - Ketua Bawaslu Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan kembali menegaskan, wacana penundaan pelaksanaan Pemilu 2024 sama sekali tidak digubris dan faktanya pemerintah telah menetapkan tanggal 14 Februari 2024 sebagai waktu pelaksanaan pemungutan suara untuk Pileg dan Pilpres. Sementara untuk pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak akan digelar pada bulan November 2024. 

Hal ini disampaikan Edi saat membuka Focus Grup Discusstion (FGD) bertemakan Identifikasi Strategi Pengawasan dalam mewujudkan Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024 yang Jujur, Adil dan Berintegritas diruang rapat Bawaslu Provinsi Bangka Belitung, Jumat 25 Maret 2022. 

Dalam sambuatannya tersebut, Edi mengungkapkan, pihaknya tidak menampikkan adanya isu dan wacana untuk menunda pelaksanaan Pemilu 2024. 

Namun sebagai salah satu institusi penyelenggaraan pemilu di tanah air, Bawaslu hanya akan menjalankan amanat Undang-undang Pemilu dan tetap akan menggelarnya sesuai jadwal. 

"Apapun yang dikatakan UU Pemilu akan kami laksanakan," kata Edi Irawan. 

Terkait persiapan, sejauh ini Bawaslu masih menunggu penetapan Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur tentang teknis pelaksanaan pemilu 2024 yang secara matematis, akan memulai tahapan pada bulan Juni tahun ini. 

Sembari menunggu PKPU, Bawaslu terus melakukan penguatan dan peningkatan kapasitas pengawasan terhadap jajarannya, termasuk mengidentifikasi potensi pelanggaran berikut strategi pengawasannya, mengingat kompleksitas penyelenggaraan dua pungut hitung suara ini akan memiliki tahapan yang saling beririsan pada fase tertentu. 

"Dengan adanya beberapa tahapan yang saling bersinggungan dalam dua penyelenggaran pemilu pileg-pilpres dan pilkada, menjadikan pemilu 2024 memiliki kompleksitas yang lebih intens. Kami berupaya semaksimal mungkin mengidentifikasi permasalahan yang akan dijadikan rujukan/pedoman apa yang akan dilakukan dalam pengawasan pemilu 2024 untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang jurdil dan berintegritas," ujar Edi.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut