Polisi Ungkap Pengoplosan Gas Bersubsidi, Tiga Pekerja Ditangkap

Pangkalpinang, Lintasbabel.iNews.id- Unit Resintel Polsek Bukit Intan mengungkap praktik pengoplosan gas bersubsidi, di wilayah Kelurahan Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Selasa (25/2/2025). Tiga orang pekerja berhasil diamankan sedangkan dua orang pemilik usaha melarikan diri saat polisi datang.
Kapolsek Bukit Intan Kompol A.R Bayu Aji membenarkan penangkapan ketiga tersangka atas nama Eko (43), Hence (42), dan Govin (24).
“Sementara dua orang pemilik usaha tersebut berhasil melarikan diri saat penggerebekan dan menjadi buron atau DPO, yaitu atas nama Parli (40) dan Handi alias Atep (40),” kata Kapolsek Bukit Intan.
Saat penggerebekan, ketiga tersangka sempat melawan petugas, menyebabkan beberapa anggota terluka dibagian tangan.
“Salah satu tersangka berusaha melarikan diri, namun bisa dikejar dan ditangkap,”ujar Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku adalah Tabung kecil hijau 3 kilogram sebanyak 28 buah, Tabung besar 15 kilogram sebanyak 60 buah, Tabung sedang 5 kilogram sebanyak 5 buah, Timbangan 30 kilogram 1 buah, Es batu, dan 27 buah stik besi.
“Modusnya, pelaku memindahkan isi tabung gas subsidi 3 kilogram kedalam tabung gas 12 kilogram dan 5 kilogram menggunakan stik besi yang sudah dimodifikasi, lalu ditambah es batu agar volumenya bertambah berat,” jelasnya.
Usaha pengoplosan gas subsidi ini sudah berlangsung selama lima bulan terakhir dan diduga pelaku sudah mendapat keuntungan puluhan juta rupiah. Untuk proses lebih lanjut, pelaku akan diserahkan ke Satreskrim Polresta Pangkalpinang.
Editor : Agus Wahyu Suprihartanto