Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Di Balik Kilau Tambang: Antara Janji Kesejahteraan dan Ketimpangan
Advertisement . Scroll to see content

Sambut Kedatangan Wapres, HMI Babel Raya Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Pertimahan di Babel

Rabu, 29 Mei 2024 | 08:10 WIB
  • author Jurnalis Warga/ Okta Renaldi
Sambut Kedatangan Wapres, HMI Babel Raya Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Pertimahan di Babel
Wapres KH Ma'ruf Amin beserta rombongan tiba di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang. Wapres dijadwalkan akan membuka acara Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia. Foto: Istimewa.

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Praktik korupsi tata niaga timah telah menjadi sorotan seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kasus ini yang telah merugikan masyarakat, daerah maupun negara.

Efek domino yang dihasilkan dari praktik tersebut telah terakumulasi senilai Rp271 Triliun pada aspek lingkungan, hal ini belum termasuk kerugian sosial, ekonomi, politik dan budaya.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung Raya akan melangsungkan beberapa giat dalam menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin.

Dalam mekanisme organisasi hal tersebut telah diatur dalam konstitusi bahwa HMI merupakan organisasi yang berfokus pada wilayah perkaderan dan juga perjuangan yang memiliki tanggung jawab dalam merespon beberapa persoalan yang terjadi di Kepulauan Bangka Belitung.

“Banyaknya persoalan yang begitu memprihatinkan pada wilayah aktifitas pertambangan baik tata kelola maupun tata niaga timah, praktik korupsi, kolusi dan nepotisme serta termarjinalkannya masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan, mendorong HMI untuk bersikap menyambut kedatangan orang no 2 yindonesia untuk menyampaikan realita luka dan duka yang terjadi di Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Okta selaku Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan, Rabu (29/5/2024). 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut