Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Produsen Tahu di Bangka Barat Keluhkan Tingginya Harga Kedelai
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Terus Meroket, Perajin Tahu Tempe Ancam Mogok Produksi Pekan Depan

Selasa, 15 Februari 2022 | 17:55 WIB
  • author Muri Setiawan
Harga Kedelai Terus Meroket, Perajin Tahu Tempe Ancam Mogok Produksi Pekan Depan
Perajin tahu tempe mengancam mogok produksi pekan depan. (Foto: MNC Media)

"Perajin rumahan itu sehari beli kedelai itu 20kg. Untuk modal dagang biasanya beli Rp 9.000-10.000/kg. Anggaplah kalau mereka beli di harga Rp 10.000/kg, kemudian dijual dibikin tahu tempe mereka dapat Rp 250.000. Yang Rp 50.000 nya dipakai makan, Rp 200.000-nya buat beli kedelai lagi buat besok. Ternyata, besoknya harga kedelai naik. Nggak cukup uang Rp 200.000 itu untuk esok harinya. Karena kedelai naik itu," kata Aip. 

Adapun mogok produksi ini sebenarnya tidak diharapkan oleh Gakoptindo, mengingat Kementerian Perdagangan sudah berupaya menaikan harga tahu tempe di pasaran. Namun, tetap saja, Aip bilang, aksi ini tetap berjalan. 

"Kami tidak mau sampai ada mogok produksi sebenarnya. Kasihan masyarakat juga. Rencana ini mereka buat sebelum pak Dirjen Kemendag rapat dengan kami. Bebarengan sebenarnya. Kami rapat, kelompok perajin itu juga rapat," kata Aip. 

"Barusan tadi pak Dirjen telpon saya. 'Pak Aip jangan jadi mogoknya kan kami sudah dibantu'. Lalu saya bilang ke Pak Dirjen, 'mereka itu ngumpulin orang tidak mudah'. Saya jadi serba salah jadinya. Bukan maunya saya begitu," tuturnya. 

Meski begitu, Aip berujar, dirinya akan tetap berusaha supaya aksi mogok produksi bisa tidak jadi terlaksana demi kepentingan banyak pihak.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut