Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seruni Art Festival III Meriahkan Museum Timah Indonesia Mentok, Jadi Ruang Kreativitas dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Gerakan Pangan Murah Pemkab Babar Diserbu Ratusan Masyarakat

Rabu, 06 Maret 2024 | 15:49 WIB
  • author Oma Kisma
Gerakan Pangan Murah Pemkab Babar Diserbu Ratusan Masyarakat
Masyarakat yang antre untuk mendapatkan sejumlah sembako pada kegiatan gerakan pasar murah, di Lapangan Gelora Mentok, Rabu (6/3/2024). Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Oma Kisma.

BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar gerakan pangan murah yang menggandeng sejumlah stakeholder mulai dari Perum Bulog hingga Distributor Sembako yang ada di wilayah itu.

Gerakan pangan murah yang digelar Rabu (6/3/2024) di Lapangan Gelora Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) itu, langsung diserbu ratusan masyarakat dan rela antre sejak pagi demi mendapatkan sembako murah.

Kabid Ketahanan Pangan DKPP Babar, Havita Dwi Anggasari mengatakan, kegiatan itu menjual beras sebanyak 8 ton, kemudian minyak goreng sebanyak 1.196 liter, tepung terigu sebanyak 540 kilogram, cabai sebanyak 60 kilogram, bawang merah 105 kilogram, bawang putih sebanyak 43 kilogram, ayam 400 kilogram dan telur 4.500 butir.

"Kegiatan ini arahan langsung dari pusat, dari badan pangan nasional, tujuan untuk membantu masyarakat kita agar bisa memperoleh pangan, terutama pangan pokok strategis dengan harga terjangkau, kemudian untuk menekan inflasi juga," kata Havita, Rabu (6/3/2024).

Menurut Havita, harga yang dijual pada gerakan pasar murah ini, selisihnya lumayan signifikan apabila dibandingkan dengan harga di pasaran, terutama harga beras yang saat mencapai Rp17.000 perkilo untuk kualitas premium.

"Perbedaannya lumayan cukup besar, kayak beras contohnya, disini dijual dengan harga perkarung 5 kilogram seharga 53 ribu beras SPHP dengan klasifikasi medium, disini nggak nyampai 11 ribu perkilonya, kalau di Pasar bisa mencapai 15 ribu malahan," ujarnya.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut