Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sasar Kawasan Tambang dan Hiburan Malam, BNNP Babel Gandeng TNI-Polri Gelar Operasi Berantas Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Polri Sebut Kasus Kematian di Kanjuruhan Akibat Desak-desakan Bukan Gas Air Mata

Senin, 10 Oktober 2022 | 20:27 WIB
  • author Muhammad Fida Ul Haq
Polri Sebut Kasus Kematian di Kanjuruhan Akibat Desak-desakan Bukan Gas Air Mata
Polri mwnyebut korban meninggal di Tragedi Kanjuruhan karena berdesak-desakan bukan gas air mata. Foto: Antara.

Selain itu, Polri menyoroti tidak berfungsinya emergency exit. Menurutnya, setiap kerumunan harus ada mitigasi yang jelas.

"Dari 8 pintu emergency itu seharusnya bisa difungsikan. Kalau bisa difungsikan maka jatuhnya korban bisa diminimalisir," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Polri merilis data terbaru korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim) mencapai 705 orang. Data terbaru diambil per hari ini, Sabtu (8/10/2022) pukul 09.00 WIB.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dari data tersebut diketahui jumlah korban mencapai 705 orang. Adapun, 131 di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan, sisanya mengalami luka berat, sedang maupun ringan.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut