Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seruni Art Festival III Meriahkan Museum Timah Indonesia Mentok, Jadi Ruang Kreativitas dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Musim Penghujan, Dinkes Bangka Barat Imbau Masyarakat Waspada DBD

Rabu, 10 November 2021 | 13:40 WIB
  • author Rizki Ramadhani
Musim Penghujan, Dinkes Bangka Barat Imbau Masyarakat Waspada DBD
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma. (Foto : lintasbabel.id/ Rizki Ramadhani).

BANGKA BARAT, lintasbabel.id - Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Bangka Barat meminta masyarakat untuk waspada dengan ancaman Demam Berdarah (DBD). Salah satunya, diminta untuk memastikan tempat penampungan air terkontrol dari jentik nyamuk. 

"Yang perlu kita cermati musim penghujan potensi terjadinya, tempat penampungan air pasti meningkat. Kami harapkan disetiap rumah tidak ada tempat penampungan air yang tidak terkontrol, boleh ada penampungan air tapi dipastikan tidak boleh ada jentik. Boleh dikuras atau menggunakan abate yang tersedia dimasing-masing puskesmas," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma, Rabu (10/11/2021). 

Saat ini, tercatat ada 55 kasus DBD terjadi di Bangka Barat. Musim penghujan menjadi salah satu penyebab terjadinya penambahan kasus DBD. 

"Peningkatan yang sifatnya sama dari tahun ke tahun, di bulan penghujan memang peningkatan fluktuasi kecenderungan peningkatan kasus memang terjadi. Ini bukan di satu daerah tapi di seluruh daerah sama, pola epidemiologi siklusnya sama," ucapnya. 

Walaupun terdapat 55 kasus sepanjang 2021, namun tidak ada kasus kematian yang diakibatkan oleh DBD. 

"Yang kami upayakan tidak ada kematian kasus DBD, case fatality rate harus 0. Tidak ada yang meninggal dan ini yang kami upayakan, berapa pun kasusnya harusnya tidak boleh ada yang meninggal," katanya. 

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut