Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumur Bor di SMPN 3 Simpang Katis, Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau
Advertisement . Scroll to see content

Ecoprint Sebagai Alternatif Bisnis Ramah Lingkungan, Ketua TP-PKK Lirik Potensi untuk Peluang Usaha

Kamis, 16 Juni 2022 | 18:51 WIB
  • author Rachmat Kurniawan
Ecoprint Sebagai Alternatif Bisnis Ramah Lingkungan, Ketua TP-PKK Lirik Potensi untuk Peluang Usaha
Ketua TP-PKK Bangka Tengah, drg. Eva Algafry melihat karya hasil ecoprint. (Foto : istimewa)

Terangnya, industri kreatif khususnya bidang fashion terus mengalami perkembangan. Inovasi dan kreasi fashion tidak henti-hentinya dilakukan mulai dari memanfaatkan limbah kain perca hingga menciptakan produk yang menjadi ramah lingkungan, salah satunya ecoprint.

"Ecoprint bukanlah hal baru dalam dunia ekonomi kreatif dalam upayanya menciptakan bisnis yang ramah lingkungan. Dunia fashion sendiri sebelumnya telah melakukan berbagai kreasi produk ramah lingkungan, seperti pembuatan tas yang berasal dari limbah plastik dan sebagainya," ungkap Eva.

"Semoga dari pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu dalam pemanfaatan dedaunan sehingga menghasilkan sebuah karya. Dan dapat dijadikan salah satu cara alternatif mengurangi kerusakan lingkungan serta menjadi potensi peluang usaha yang menjanjikan," harapnya kepada Ibu-ibu PKK yang mengikuti pelatihan itu.

Kepada ibu-ibu PKK yang mengikuti pelatihan ecoprint kali ini, Eva berpesan untuk dapat mengikutinya dengan sebaik mungkin sehingga dapat membawa manfaat yang baik juga.

Pelatihan ecoprint hari ini menghadirkan owner B.eco Handmade Bangka Tengah yakni Wiwik Sri Suryanti untuk memberikan edukasi terkait teknik ecoprint kepada pengurus PKK Kecamatan dan desa/ kelurahan se-Kabupaten Bangka Tengah sekaligus praktek langsung kepada Ibu-ibu PKK yang sebelumnya telah diminta untuk membawa bahan baku utamanya yakni dedaunan yang dibawa oleh masing-masing peserta.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut