Kisah di Balik Pemulihan Lahan Tambang Dibukukan

Firman
PT Timah Kenalkan Reklamasi Lewat Buku SELARAS. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Upaya reklamasi yang dilakukan PT Timah Tbk di berbagai wilayah operasional kini tidak hanya terlihat dari lahan bekas tambang yang kembali hijau dan produktif, tetapi juga terdokumentasi dalam sebuah buku yang memuat pengalaman langsung para pelaku di lapangan.

Sebanyak 17 karyawan PT Timah menulis kisah, tantangan, inovasi, dan pembelajaran selama menjalankan program reklamasi dalam buku berjudul SELARAS: Harmoni Reklamasi PT TIMAH di Bumi Utara Bangka yang diterbitkan IPB Press. Buku tersebut diluncurkan di Kebun Agro Area Bangka Utara, Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Buku ini menjadi salah satu upaya perusahaan mendokumentasikan praktik pengelolaan lingkungan sekaligus memperluas literasi masyarakat mengenai pentingnya reklamasi sebagai bagian dari pertambangan yang berkelanjutan.

Beragam cerita dihadirkan dalam buku tersebut, mulai dari proses pemulihan lahan bekas tambang, tantangan di lapangan, hingga upaya konservasi laut. Para penulis membagikan pengalaman nyata yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan reklamasi PT Timah di Pulau Bangka.

Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, mengatakan penerbitan buku ini merupakan bentuk dokumentasi pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menjalankan program reklamasi.

“Buku ini menjadi bukti bahwa reklamasi bukan hanya program perusahaan, tetapi sebuah proses panjang yang melibatkan dedikasi, inovasi, dan kolaborasi banyak pihak. Melalui tulisan para karyawan yang terlibat langsung di lapangan, masyarakat dapat melihat bagaimana upaya pemulihan lingkungan dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Anggi, Kamis (25/6/2026). 

Menurutnya, buku tersebut tidak hanya menjadi catatan perjalanan perusahaan dalam memulihkan lingkungan pascatambang, tetapi juga sarana edukasi yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

“Kami berharap buku ini dapat menjadi referensi, sekaligus memperkuat pemahaman publik bahwa kegiatan pertambangan yang baik harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga dan memulihkan lingkungan,” katanya.

Editor : Haryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network