3. Ciptakan Suasana Sahur yang Menyenangkan
Bangunkan anak dengan lembut, siapkan menu favorit yang bergizi, dan ajak mereka merasa bangga karena ikut sahur seperti orang dewasa.
4. Beri Apresiasi, Bukan Paksaan
Hindari memaksa anak berpuasa penuh jika belum kuat. Berikan pujian atas usaha mereka agar muncul motivasi dari dalam diri.
5. Alihkan dengan Aktivitas Positif
Ajak anak mengisi waktu dengan membaca Al-Qur’an, menggambar, atau aktivitas ringan agar tidak terlalu fokus pada rasa lapar.
Dengan pendekatan yang tepat, Ramadan dapat menjadi sarana pendidikan karakter yang kuat bagi anak. Nilai disiplin, empati, dan ketakwaan dapat tertanam sejak usia dini melalui kebiasaan yang dibangun dalam keluarga.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait
