Inflasi Desember 2025 di Bangka Belitung Terkendali, Masih Sesuai Target Nasional

Haryanto
Kepala Perwakilan BI Babel, Rommy S. Tumawiwy (tengah). Foto: Yanto.

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada akhir tahun 2025 masih berada dalam kondisi terkendali dan sesuai dengan target inflasi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Bangka Belitung pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,55 persen (month to month/mtm).

Angka tersebut meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,36 persen (mtm), namun masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 0,64 persen (mtm).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menjelaskan bahwa inflasi bulanan terutama didorong oleh kenaikan harga pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,12 persen (mtm).

“Komoditas utama penyumbang inflasi antara lain cabai rawit, bayam, dan sawi hijau,” ujar Rommy dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).

Secara tahunan (year on year/yoy), Bangka Belitung mencatat inflasi sebesar 2,77 persen, masih berada dalam sasaran inflasi nasional 2,5±1 persen dan lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,92 persen (yoy).

Inflasi tahunan tersebut dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,55 persen (yoy), terutama komoditas cabai merah dan cabai rawit. Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami inflasi cukup tinggi sebesar 7,46 persen (yoy), yang didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan.

Sementara itu, tekanan inflasi berhasil ditahan oleh kelompok pendidikan yang mengalami deflasi hingga 12,86 persen (yoy).

Rommy menambahkan, meningkatnya inflasi Desember 2025 tidak terlepas dari peningkatan konsumsi masyarakat saat Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026. Di sisi lain, keterbatasan pasokan cabai dan sayuran hijau akibat cuaca ekstrem turut memicu kenaikan harga.

Meski demikian, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus berkomitmen menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok.

Editor : Haryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network