Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seruni Art Festival III Meriahkan Museum Timah Indonesia Mentok, Jadi Ruang Kreativitas dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

27 Produk Nasi Bakar Safira Kantongi Sertifikat Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:41 WIB
  • author Firman
27 Produk Nasi Bakar Safira Kantongi Sertifikat Halal
Berkat Fasilitasi PT Timah, 27 Produk Nasi Bakar Safira Kantongi Sertifikat Halal. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – PT Timah terus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui fasilitasi sertifikasi halal. Program yang bekerja sama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini membantu pelaku usaha meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat program tersebut adalah Titi Raswati, pemilik Nasi Bakar Safira yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Dalam, Pangkalpinang. Melalui fasilitasi PT Timah, sebanyak 27 produk Nasi Bakar Safira berhasil memperoleh sertifikat halal pada 2026.

Titi mengawali usaha nasi bakar di Tempilang pada 2012. Empat tahun berselang, tepatnya pada 2016, ia memindahkan usahanya ke Pangkalpinang dan terus mengembangkan bisnis kulinernya hingga saat ini.

Namun, perjalanan untuk mendapatkan sertifikat halal tidaklah mudah. Titi mengaku telah berupaya mengurus sertifikasi sejak 2017. Proses pengurusan yang saat itu dirasakannya cukup rumit membuat sertifikat halal baru berhasil diperoleh pada 2026 melalui fasilitasi PT Timah.

Bagi Titi, sertifikasi halal bukan sekadar pemenuhan persyaratan usaha, melainkan juga menjadi nilai tambah untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

“Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur karena ada bantuan dari PT Timah. Dengan adanya sertifikat halal, saya lebih percaya diri untuk mengembangkan produksi dan memasarkan produk. Konsumen juga bisa lebih yakin,” ujarnya.

Dukungan tersebut menjadi berarti bagi Titi di tengah tantangan usaha yang dihadapinya. Ia mengungkapkan, omzet Nasi Bakar Safira mengalami penurunan cukup drastis akibat melemahnya daya beli masyarakat.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Titi tetap berupaya mempertahankan usahanya dengan menjaga kualitas produk. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan, seluruhnya menjadi perhatian agar produk yang dihasilkan tetap memenuhi harapan dan kepercayaan pelanggan.

Tak hanya membantu dalam pengurusan sertifikasi halal, PT Timah juga memberikan dukungan lain bagi pengembangan usaha Titi, di antaranya melalui kesempatan mengikuti bazar dan fasilitasi permodalan.

Menurut Titi, berbagai dukungan tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. Kesempatan mengikuti bazar juga dinilai membantu pelaku usaha mempertahankan eksistensi di tengah persaingan pasar.

Ia pun mengapresiasi perhatian PT Timah terhadap pelaku UMKM, termasuk melalui pemanfaatan produk-produk UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan.

“Saya berterima kasih kepada PT Timah karena sudah banyak membantu usaha saya. Alhamdulillah, di tengah omzet yang sedang menurun, masih ada perhatian dan dukungan untuk UMKM. PT Timah juga sering memesan produk dari UMKM sehingga kami tetap punya kesempatan untuk menjalankan usaha,” katanya.

Melalui berbagai bentuk pendampingan tersebut, PT Timah turut mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat kepercayaan konsumen, serta menjaga keberlangsungan usaha di tengah dinamika perekonomian.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut